PEKANBARU (RIAUPOS.CO) - Pemerintah Kota (Pemko) Pekanbaru terus mempercepat pengerjaan proyek pembukaan simpang sebidang yang menghubungkan Jalan Arifin Achmad dan Jalan Jenderal Sudirman. Langkah ini dilakukan untuk mengurai kemacetan yang kerap terjadi di kawasan Purna MTQ, terutama pada jam-jam padat kendaraan.
Wali Kota (Wako) Pekanbaru H Agung Nugroho SE MM menyebutkan, pembukaan simpang sebidang dilakukan sebagai bagian dari penataan kota. ”Kita tata agar Kota Pekanbaru semakin nyaman ditinggali dan masyarakat bisa merasakan manfaat langsung. Tidak hanya soal kelancaran lalu lintas, tapi juga bagaimana menata ruang kota agar tetap ramah lingkungan,” ujar Wako Agung, Senin (10/11).
Pemko menargetkan simpang sebidang tersebut dapat beroperasi sebelum akhir tahun 2025. “Sekarang pengerjaannya masih berjalan. Mudah-mudahan bisa rampung di penghujung tahun ini dan segera dapat kita manfaatkan bersama,” ujar Penjabat (Pj) Sekretaris Daerah Kota (Sekdako) Pekanbaru, Zulhelmi Arifin menambahkan Wako Agung.
Ami, begitu Pj Sekdako Pekanbaru karib disapa menjelaskan, pekerjaan saat ini sudah memasuki tahap pemindahan tanaman di area taman yang terletak di persimpangan. Lahan bekas taman itu akan dibuka untuk jalur kendaraan. “Nanti akan ada tiga simpang lampu merah di lokasi itu. Dari arah Arifin Achmad bisa belok kiri, lurus ke Sudirman, atau belok kanan menuju Bandara,” jelasnya.
Keberadaan simpang sebidang yang berada di depan Kawasan Purna MTQ, tepat di pertemuan Jalan Jenderal Sudirman dan Jalan Arifin Achmad, diharapkan dapat menjadi solusi efektif dalam mengatasi kemacetan di kawasan tersebut.
Dengan dibukanya simpang baru ini, kendaraan yang melintas di depan Purna MTQ tidak lagi harus memutar arah di depan Kantor Samsat Riau. Pengendara bisa langsung berbelok ke Jalan Arifin Achmad tanpa perlu melewati putaran (U-turn) di depan Samsat maupun di depan rumah makan Koki Sunda, yang selama ini menjadi titik padat lalu lintas.(lim)
Laporan M ALI NURMAN, Kota
Editor : Arif Oktafian