Riau Pekanbaru Nasional Internasional Hukum Ekonomi Olahraga Berita Hiburan Kesehatan Kriminal Pendidikan Sumatera Politik Perca Liputan Khusus Lingkungan Ladies Kebudayaan Begini Ceritanya Kick Out Hoax Interaktif Gaya Hidup Feature Buku Opini Betuah

Sasar PKL di Jalan Sultan Syarif Qasim dan Seputaran Masjid Raya An-Nur, Satpol-PP Pekanbaru Berikan Peringatan Terakhir

Dofi Iskandar • Senin, 17 November 2025 | 23:24 WIB
Kasatpol PP Pekanbaru Yuliarso bersama personel saat memberikan peringatan terakhir kepada PKL yang berjualan di Jalan Sultan Syarif Qasim dan seputaran Masjid Raya An-Nur, Senin (17/11/2025) petang.
Kasatpol PP Pekanbaru Yuliarso bersama personel saat memberikan peringatan terakhir kepada PKL yang berjualan di Jalan Sultan Syarif Qasim dan seputaran Masjid Raya An-Nur, Senin (17/11/2025) petang.

PEKANBARU (RIAUPOS.CO) - Kasatpol PP Pekanbaru Yuliarso bersama puluhan personel terjun langsung ke Jalan Sultan Syarif Qasim-Jalan Hangtuah dan seputaran Masjid Raya An-Nur menemui para pedagang kaki lima (PKL), Senin (17/11/2025) petang.

Yuliarso dan puluhan personel memberikan peringatan terakhir kepada PKL untuk tidak lagi berjualan di Jalan Sultan Syarif Qasim-Hangtuah dan seputaran Masjid Raya An-Nur. Pasalnya, lokasi tersebut bukan untuk tempat berjualan karena mengganggu pengguna jalan atau aktivitas lalu lintas.

Selain mengganggu lalu lintas, kondisi ini juga kerap menyebabkan kemacetan saat jam tertentu di lokasi tersebut. Aktivitas PKL yang berjualan hingga badan jalan, juga dapat berpotensi menimbulkan kecelakaan lalu lintas.

Menindaklanjuti hal tersebut, Satpol PP Kota Pekanbaru mengambil tindakan tegas dengan memberikan peringatan terakhir kepada pedagang yang berjualan di kawasan itu.

Satpol PP Pekanbaru mengimbau dan memperingatkan agar tidak ada lagi pedagang yang berjualan di seputaran Masjid An-Nur tersebut. Jika masih didapati PKL berjualan di kawasan tersebut, maka pihaknya tidak segan-segan untuk melakukan penertiban berupa penggusuran.

"Kami sudah memberikan peringatan sejak September kemarin agar pedagang tersebut tidak berjualan di badan jalan, di lokasi yang bukan peruntukannya," ujar Yuliarso.

Dijelaskannya, peruntukkan lokasi tersebut tidak untuk berjualan melainkan jalur lalu lintas kendaraan.

"Hari ini kami sampaikan peringatan terakhir kepada pedagang yang masih berjualan di sini. Karena peringatan ini sudah kami sampaikan sejak September lalu, dan hari ini peringatan terakhir. Besok akan kami lakukan tindakan tegas, tidak ada lagi pedagang yang berjualan di sini," ujar Yuliarso.

Ia berharap semua pihak bisa bersama-sama menjaga kota ini agar tertib, teratur, rapi dan bersih. Sebab ini adalah tanggung jawab bersama.

"Ini bukan tempat berjualan karena itu mari kita sama-sama menertibkan diri. Jangan menunggu tindakan yang justru akan merugikan kita semua," imbuhnya.

Menurutnya, saat ini banyak PKL menjamur berjualan di Jalan Diponegoro, Jalan Hangtuah seputaran Masjid Agung An-Nur. Mereka berjualan hingga memakan badan jalan.

"Karena banyak kepentingan lain terutama pengendara, kepentingan lainnya yang ada disini terganggu. Hari ini peringatan terakhir, supaya besok tidak ada lagi di sini," tegasnya.

Kondisi pedagang yang sudah memakai bahu jalan dan juga menutup trotoar jalan dengan meletakkan kursi, sehingga trotoar tidak bisa difungsikan lagi untuk pejalan kaki.

"Ini bukan tempat yang semestinya untuk berjualan. Mari kita sama-sama menertibkan diri," pungkasnya.

Pihaknya bersama Satpol PP Provinsi Riau, ke depan bakal melakukan pengawasan di lokasi tersebut agar pedagang tidak kembali berjualan.(dof)

 

Editor : Edwar Yaman
#pkl #Jalan Sultan Syarif Qasim #masjid raya an-nur #satpol pp pekanbaru #yuliarso