PEKANBARU (RIAUPOS.CO) - Pemerintah Kota (Pemko) Pekanbaru kembali menorehkan prestasi setelah menerima penghargaan dari Pemerintah Provinsi (Pemprov) Riau atas capaian Universal Health Coverage (UHC).
Pekanbaru tercatat sebagai daerah dengan capaian UHC nomor dua tertinggi di Provinsi Riau. Penghargaan itu diserahkan oleh Pelaksana Tugas (Plt) Gubernur Riau, SF Hariyanto, dan diterima Wakil Wali Kota (Wawako) Pekanbaru Markarius Anwar, Senin (17/11).
Penghargaan ini diberikan sebagai bentuk apresiasi atas komitmen daerah dalam memastikan pemerataan layanan kesehatan serta perlindungan kesehatan bagi seluruh warga. Penilaian didasarkan pada persentase kepesertaan dan tingkat keaktifan peserta jaminan kesehatan per 1 November 2025.
”Alhamdulillah, Kota Pekanbaru mendapatkan penghargaan atas capaian UHC. Ini menunjukkan bahwa kepesertaan jaminan kesehatan nasional kita berada di posisi kedua tertinggi setelah Kabupaten Meranti,” ujar Wawako usai menerima penghargaan.
Penghargaan tersebut diserahkan dalam rangkaian peringatan Hari Kesehatan Nasional (HKN) ke-61 tingkat Provinsi Riau. Per November 2025, capaian UHC Kota Pekanbaru tercatat melampaui angka 100 persen.
”Alhamdulillah, capaian ini sangat membanggakan. Kita akan terus meningkatkan pelayanan, agar semakin banyak masyarakat yang dapat memanfaatkan kepesertaan BPJS ini,” tutup Wawako.
Kabupaten Kepulauan Meranti menduduki posisi tertinggi dengan kepesertaan mencapai 103,44 persen dan tingkat keaktifan 98,44 persen. Disusul Kota Pekanbaru dengan kepesertaan 100,76 persen dan keaktifan 83,15 persen.
Posisi berikutnya ditempati Kampar (kepesertaan 100,44% dan keaktifan 84,56%). Pelalawan (kepesertaan 99,53% dan keaktifan 85,84%). Sementara, Siak (98,87 % dan 82,25%).
Kabupaten Kuantan Singingi (98,80% dan 82,92 %), Kabupaten Bengkalis (98,65 % dan 84,10 %).
Kota Dumai (98,55 % dan 85,44 persen). Adapun Kabupaten Rokan Hilir menutup daftar dengan kepesertaan 98,21 persen dan keaktifan 80,37 persen.(ali)
Editor : Arif Oktafian