PEKANBARU (RIAUPOS.CO) -- Suasana di Jalan Serayu, Kecamatan Payung Sekaki, tampak berbeda sejak beberapa hari terakhir. Deru alat berat dan lalu-lalang pekerja menandai dimulainya perbaikan jalan yang selama ini dikeluhkan warga karena rusak.
Ruas jalan yang menghubungkan permukiman dengan kawasan bisnis itu, kini memasuki tahap overlay atau pengaspalan ulang oleh Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kota Pekanbaru.
Plt Kepala Dinas PUPR Pekanbaru, Edward Riansyah, menyebutkan pekerjaan overlay dilakukan sepanjang 509 meter dengan lebar 5 meter. Proyek ini menjadi bagian dari program perbaikan tahap pertama yang telah mencapai sekitar 80 persen progresnya.
"Jalan ini masuk dalam program perbaikan tahap satu, yang hampir rampung 80 persen dari total pekerjaan," ujar Edward, Kamis (20/11).
Ia menjelaskan, Jalan Serayu memang sudah lama masuk kategori rusak berat. Kondisi tersebut membuat kenyamanan berkendara menurun dan mengganggu mobilitas warga. Perbaikan ini dilakukan setelah pengaspalan di Jalan Tamtama rampung lebih dulu.
Perbaikan jalan yang digenjot dalam tiga bulan terakhir ini merupakan program prioritas di bawah kepemimpinan Wali Kota Agung Nugroho dan Wakil Wali Kota Markarius Anwar. Tahun ini, Pemko menargetkan total 29 ruas jalan di Pekanbaru selesai di overlay, dengan 23 ruas di antaranya sudah tuntas.
"Pekerjaan terus berlanjut. Akan selesai sampai akhir tahun ini," ujar pria yang akrab disapa Edu itu.
Di tengah proses perbaikan, PUPR Pekanbaru menyampaikan permohonan maaf kepada masyarakat atas gangguan lalu lintas yang mungkin terjadi. Warga yang hendak melintas diimbau memilih jalur alternatif untuk menghindari kemacetan sementara.
Dengan bergeraknya alat berat hari demi hari, harapan warga pun tumbuh, Jalan Serayu yang selama ini penuh lubang segera berubah menjadi akses yang lebih mulus dan aman untuk dilalui.
Editor : Rinaldi