PEKANBARU (RIAUPOS.CO) - Suasana Redaksi Riau Pos terasa lebih hidup dari biasanya, Selasa (25/11). Senyuman ceria dan langkah-langkah ringan anak-anak Sekolah Alam Indonesia (SAI) mengisi ruang tamu redaksi.
Mereka datang bersama para pendidiknya dan sekaligus mempresentasikan Young Explorer. Sebuah program khas SAI yang mendorong peserta didik untuk menjelajah dunia luar dan membangun kepercayaan diri.
Rombongan dipimpin oleh Principal Sekolah Alam Indonesia (SAI) Zulheri Adha, yang hadir bersama dua guru pendamping, Mandala Putra dan Prita, serta tiga siswa Sekolah Lanjutan 7 (setara kelas 1 SMP), Sadaad, Zahid, dan Kira. Kedatangan mereka disambut langsung oleh Direktur Riau Pos Firman Agus bersama Penanggung Jawab Iklan Tengku Rasmin.
”Sekolah Alam Indonesia dikelola dengan konsep komunitas, sehingga proses pendidikan digerakkan melalui kolaborasi manajemen sekolah, guru, dan orang tua siswa,” jelas Zulheri membuka perbincangan.
Ia menegaskan, di SAI, alam adalah ruang belajar terbesar. Anak-anak tidak hanya duduk di kelas, tetapi juga aktif mengeksplorasi lingkungan sekitar. Bagi mereka, hutan kecil di belakang sekolah, kebun, sungai, hingga tanah lapang adalah laboratorium tanpa batas.
Pada level Sekolah Lanjutan, SAI mengusung tagline ”Mengantarkan Anak Menuju Kedewasaan”. Filosofinya sederhana namun mendalam. Anak-anak harus siap menyongsong masa depan, bukan hanya secara fisik (jasadiyah), tetapi juga secara pemikiran (fikriyah) dan spiritual (ruhiyah). Prinsip mereka berakar pada konsep school of life, di mana pengalaman adalah guru terbaik. Maka tidak heran, setiap program pembelajaran selalu dirancang untuk memberikan pengalaman nyata sebanyak mungkin.
Salah satu program andalan adalah Young Explorer, yang sejak 2008 menjadi kegiatan wajib bagi siswa Sekolah Lanjutan level 7. Program ini bertujuan membangun keberanian, kemandirian, serta kemampuan mengelola diri (manage one-self).(ilo)
Editor : Arif Oktafian