PEKANBARU (RIAUPOS.CO) – Kabar gembira bagi warga Kota Pekanbaru. Akhir tahun ini dua event olahraga berskala besar sebagai ajang tutup tahun akan digelar. Wali Kota (Wako) Pekanbaru, H Agung Nugroho SE MM memastikan pemerintah kota telah menyiapkan Pekanbaru 10K 2025 dan Kejuaraan Balap Motor Piala Wali Kota Pekanbaru 2025 sebagai rangkaian acara sport tourism untuk memeriahkan penutup tahun di Kota Bertuah.
Rabu (26/11), Wako Agung menyebutkan, dua event tersebut dirancang untuk menjadi ruang kebersamaan, ajang sehat, sekaligus wadah energi positif bagi warga. “Kami sudah menggelar rapat penuh semangat bersama teman-teman panitia untuk membahas persiapan Pekanbaru 10K 2025 dan Wali Kota Race Cup (WRC). Dua event ini in sya Allah akan jadi ajang seru, sehat, dan mengumpulkan banyak energi positif untuk warga Pekanbaru,” ujarnya.
Menurut Agung, olahraga tidak hanya soal kompetisi, tetapi juga gaya hidup dan ruang interaksi sosial. Ia mengajak seluruh masyarakat terlibat aktif. “Nanti jangan cuma nonton. Siap-siap ikut turun, dukung, dan ramaikan bareng keluarga, komunitas, dan teman-teman kalian,” tambahnya.
Pekanbaru 10 K 2025 akan digelar pada 14 Desember 2025. Dalam rapat koordinasi di Mal Pelayanan Publik (MPP) Pekanbaru awal November ini, Wako Agung menegaskan event ini berpotensi menjadi magnet olahraga nasional bahkan internasional.
“Sudah ada pelari dari Malaysia dan Singapura yang menyatakan siap ikut. Ini menunjukkan kepercayaan terhadap kesiapan kita, sekaligus kebanggaan bagi warga Pekanbaru,” ujar Agung.
Pemko menargetkan peserta dari berbagai daerah di Indonesia ambil bagian. Panitia menyiapkan nomor dada, jersey resmi, serta electronic timing system untuk menjaga kredibilitas lomba.
Peserta akan menempuh 10 kilometer melintasi Jalan Jenderal Sudirman, area Car Free Day, dengan titik start dan finish yang sedang ditentukan, antara halaman MPP Pekanbaru atau Jalan Gajah Mada. Panitia juga menyiapkan rekayasa lalu lintas, pos air, tim kesehatan, dan ambulans di beberapa titik.
Event ini juga menghadirkan hiburan berupa penampilan musisi nasional Saykoji, bazar UMKM, kuliner Melayu, serta panggung hiburan keluarga. “Pekanbaru 10K ini pesta olahraga akhir tahun. Kita ingin semakin banyak orang datang, hotel terisi, restoran ramai, UMKM kebanjiran pembeli. Inilah momentum sport tourism Pekanbaru,” ujarnya.
Menambahkan Wako Agung, Ketua Panitia Pekanbaru 10K, Edward Riansyah yang juga Kepala Dinas Kepemudaan dan Olahraga (Kadispora) Kota Pekanbaru menjelaskan, antusiasme masyarakat sangat tinggi. Pada tahap awal, panitia membuka 3.000 slot peserta, namun jumlah tersebut kemudian ditambah menjadi 4.000. Ke depan, target peserta akan diperluas secara bertahap.
“Sesuai arahan Pak Wali Kota, rahun ini tahap awalnya 4.000 dulu, tahun berikutnya bisa naik menjadi 8.000, 12.000, hingga mencapai 15.000 peserta. Ini adalah upaya kita mengembalikan kejayaan event Pekanbaru 10 K yang terakhir digelar pada 2015 lalu,” ujarnya.
Edu menegaskan, event ini diharapkan memberi dampak luas bagi masyarakat, termasuk UMKM. Panitia saat ini terus berkoordinasi dengan pihak keamanan. “Kita koordinasi dengan pihak Polresta untuk kenyamanan pelari dan masyarakat. Rapat-rapat teknis terus berjalan. Pekan ini ada rapat teknis pertama, lalu kedua, dan kemudian rapat besar dengan seluruh stakeholder,” jelasnya.
Kejuaraan Balap Motor Piala Wali Kota Pekanbaru 2025
Selain Pekanbaru 10K, Pemko Pekanbaru juga menyiapkan Kejuaraan Balap Motor Piala Wali Kota Pekanbaru 2025 yang akan digelar pada 21-22 Desember 2025. Event ini ditujukan untuk pecinta otomotif dari Pekanbaru, Riau, dan kabupaten-kabupaten sekitar.
“Event ini akan memperebutkan Piala Wali Kota Pekanbaru. Kami berharap seluruh pecinta balap roda dua ikut serta, karena ini akan menjadi event penutup akhir tahun yang lebih menarik dari sebelumnya,” ujar Edu, begitu Kadispora Pekanbaru ini karib disapa.
Tujuan utama digelarnya kejuaraan balap motor ini adalah memberi ruang bagi bakat otomotif sekaligus menekan balap liar di jalanan. “Event ini sarana agar mereka yang hobi balap bisa tersalurkan di tempat yang aman dan terfasilitasi di bawah Dinas Kepemudaan dan Olahraga,” jelasnya.
Dengan dua event besar ini, Pemko Pekanbaru berharap akhir tahun 2025 menjadi momentum kebangkitan sport tourism. “Dan semakin memperkuat citra Pekanbaru sebagai kota modern, sehat, dan berenergi positif,” tutur Edu.(ali)
Editor : Arif Oktafian