Riau Pekanbaru Nasional Internasional Hukum Ekonomi Olahraga Berita Hiburan Kesehatan Kriminal Pendidikan Sumatera Politik Perca Liputan Khusus Lingkungan Ladies Kebudayaan Begini Ceritanya Kick Out Hoax Interaktif Gaya Hidup Feature Buku Opini Betuah

Suprapto Dikukuhkan sebagai Ketua Forum LPS Pekanbaru, Wako Agung Nugroho: LPS Anak Kandung dan Wajah Kota

Redaksi • Minggu, 21 Desember 2025 | 17:53 WIB
Suasana santai Jambore LPS di Taman Rekreasi Alamayang Pekanbaru. Wali Kota H  Agung Nugroho SE MM berdialog usai makan siang bersama dengan pengurus Forum LPS Kota Pekanbaru.
Suasana santai Jambore LPS di Taman Rekreasi Alamayang Pekanbaru. Wali Kota H Agung Nugroho SE MM berdialog usai makan siang bersama dengan pengurus Forum LPS Kota Pekanbaru.


PEKANBARU (RIAUPOS.CO) - Wali Kota Pekanbaru H Agung Nugroho SE MM menegaskan LPS (Lembaga Pengelola Sampah) bukan sembarang lembaga, yang dibentuk lalu tidak diperhatikan dan dibina. LPS "anak kandung" Pemerintah kota. "Anak paling kecil yang disayang-sayang".

Hal ini diungkapkan Wako Agung Nugroho saat Jambore LPS sekaligus pengukuhan Forum LPS Se-Kota Pekanbaru, Sabtu (20/12/2025) siang di Taman Rekreasi Alamayang Pekanbaru.

"LPS adalah wajah kota Pekanbaru. Salah di bawah, tercoreng wajah saya," ungkap Agung.

Misalnya, kata Wako, petugas di lapangan minta iuran pakai paksa, maka yang di bawah (masyarakat) marahnya dengan wali kota.

"Tapi kalau LPS nya baik, kotanya bersih yang dipuji juga wali kota. LPS anak kandung, anak paling kecil Pemerintah kota."

Menurut Wako, kantor LPS tidak boleh jauh dari kantor kelurahan. Bila perlu berada dalam satu kantor lurah. Supaya jalur koordinasi cepat. Kalau LPS nya keliling, lurah juga harus ikut keliling mengawasi lingkungannya.

"Saya ngomong, saya juga beri contoh. Saya sebagai wako juga masuk parit. Bahkan istri pun ikut. Jadi kalau kita sudah masuk parit, pasti kita kesal kalau ada orang yang membuang sampah ke parit," ujarnya.

Begitu juga, kata wako, kalau kita sudah bangun jalan bagus-bagus, pasti kesal kalau ada orang yang melubangi jalan. Itulah namanya rasa memiliki.

"Saya sudah lama ingin hadir di acara (LPS) ini. Saya berhasil kata orang terkait kebersihan. Katanya jauh lebih baik, tapi kita masih belum puas. Kalau dari 100 persen, kira-kira yang beres itu 60 persen, 40 persen itu masih loss. Tapi ada banyak kemajuan. Saya ucapkan terimakasih kepada LPS Kota Pekanbaru," ungkapnya.

Hari ini, kata Wako, seolah LPS berjuang sendiri.

"Saya tahu perangkat kami (pemerintah di bawah) belum maksimal. Banyak lurah yang cuek di lapangan. Bahkan ada yang punya niat LPS dibubarkan. Kita harus ingat, Pekanbaru pernah darurat sampah. Ini sejarah. Saya berdiri tegak bersama LPS dan berdiri paling depan.Inilah bentuk komitmen menjaga lingkungan," kata Wako.

Pekanbaru Green City itu, kata Agung bukan hanya slogan. Pekanbaru sudah masuk 80 persen penilaian untuk mendapatkan Adipura, 20 persen lagi persoalannya di TPA (Tempat Pembuangan Akhir) sampah Kota Pekanbaru. Itu yang sedang dibenahi.

Di awal sambutan, wali kota mengabsen para camat dan lurah yang hadir pada acara Jambore LPS tersebut.

"Tolong camat berdiri," kata Agung.

Selanjutnya, para lurah maju ke depan. Agung minta Pj Sekda Ingot Ahmad Hutasuhut dan Kabag Tapem mengabsen pejabat yang hadir karena ini masa-masa seleksi dan menjadi bagian dari catatan. Ini bukti pejabat peduli terhadap lingkungan.

Wako Agung Nugroho juga menyinggung salah satu tugas dan tanggung jawab RT dan RW adalah ikut menjaga lingkungan, karena itu RT dan RW harus tahu dan mendukung keberadaan LPS. Di akhir sambutan Agung memberikan hadiah doorprize 1 unit kulkas dan uang tunai jutaan rupiah.

Sementara itu Plt Kepala DLHK Kota Pekanbaru, Reza Aulia Putra mengatakan acara Jambore LPS tidak menggunakan APBD. LPS terbentuk di 83 kelurahan dengan total pengurus 498 orang, 263 unit armada serta 789 orang pekerja pengangkutan yang tersebar di 15 kecamatan Se-Kota Pekanbaru.

Ketua Forum LPS Kota Pekanbaru, Suprapto yang biasa disapa Etok mengucapkan terima kasih kepada semua pengurus LPS yang telah memberikan amanah untuk memimpin LPS Se-Kota Pekanbaru.

"Ke depan LPS Kota Pekanbaru harus lebih baik, mandiri dan menjadi contoh kabupaten dan kota lain. Program LPS bermanfaat bagi kita semua," ujarnya mengakhiri.(aka)

Editor : Edwar Yaman
#Wako Agung Nugroho #lps #Lembaga Pengelola Sampah