PEKANBARU (RIAUPOS.CO) - Warga Jalan Cipta, RT 04 RW 01, Kelurahan Simpang Tiga, Kecamatan Bukit Raya, Kota Pekanbaru, digegerkan dengan penemuan seorang bayi laki-laki yang diduga ditelantarkan, Sabtu (27/12/2025) malam.
Bayi tersebut ditemukan sekitar pukul 22.23 WIB di teras rumah salah seorang warga. Keberadaan bayi itu pertama kali diketahui setelah pemilik rumah mendengar suara tangisan dari arah teras.
"Awalnya pemilik rumah mendengar suara bayi menangis dari depan rumah. Saksi kemudian memberitahukan kepada orang tuanya dan bersama-sama keluar rumah, lalu menemukan seorang bayi laki-laki yang dibungkus kain bedung,"ujar Kanit Reskrim Polsek Bukit Raya, Ipda Zamhur, pada Senin (29/12/2025).
Warga yang menemukan bayi tersebut langsung melaporkan kejadian itu ke pihak kepolisian. Petugas Polsek Bukit Raya bersama Bhabinkamtibmas segera mendatangi lokasi untuk melakukan pengecekan tempat kejadian perkara (TKP).
Setelah pemeriksaan awal di lokasi, bayi tersebut langsung dibawa ke Rumah Sakit Bhayangkara untuk mendapatkan perawatan medis.
"Hasil pemeriksaan di rumah sakit, Alhamdulillah kondisi bayi sehat. Jenis kelamin laki-laki, usia diperkirakan dua hingga tiga minggu, dengan berat badan sekitar 3 kilogram dan panjang 52 sentimeter," jelas Ipda Zamhur.
Ia menambahkan, bayi tersebut ditemukan tepat di depan rumah warga yang melapor dalam kondisi terbungkus kain bedung bayi. Hingga saat ini, pihak kepolisian telah menerima laporan resmi terkait penemuan bayi tersebut.
Polisi masih melakukan penyelidikan untuk mengungkap pihak yang diduga menelantarkan bayi tersebut. Meski belum ditemukan rekaman CCTV di sekitar lokasi kejadian, penyelidikan tetap terus dilakukan.
"Kami akan melakukan pendalaman, termasuk penyelidikan di sekitar lokasi. Saat ini belum ada CCTV di TKP, namun proses tetap kami lanjutkan,"tegasnya.
Pihak kepolisian mengimbau masyarakat yang mengetahui informasi terkait asal-usul bayi tersebut agar segera melapor ke Polsek Bukit Raya guna membantu proses penyelidikan.
"Kami akan melakukan pemeriksaan mendalam dengan mengumpulkan bukti-bukti yang ada dan memburu pelaku pembuangan bayi ini,"pungkasnya.
Editor : M. Erizal