PEKANBARU (RIAUPOS.CO) - Memasuki puncak musim penghujan, Pemerintah Kota (Pemko) dalam hal ini Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kota Pekanbaru mengintensifkan upaya penanganan banjir.
Salah satu langkah utama yang dilakukan yakni normalisasi saluran drainase, anak sungai, hingga sungai di sejumlah kawasan rawan genangan.
Upaya tersebut dilakukan sebagai bentuk antisipasi agar air hujan dapat mengalir dengan lancar dan tidak meluap ke permukiman warga. Normalisasi dilakukan secara rutin dan berkelanjutan di berbagai titik yang selama ini kerap terdampak banjir.
Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Dinas PUPR Kota Pekanbaru, Edward Riansyah, mengatakan pihaknya telah menetapkan beberapa lokasi prioritas untuk dilakukan pembersihan dan pengerukan saluran air.
“Normalisasi terus kami lakukan, terutama di lokasi yang selama ini menjadi langganan banjir,” ujarnya, Rabu (31/12/2025).
Ia menjelaskan, kegiatan tersebut melibatkan pasukan kuning yang dibantu alat berat. Petugas membersihkan sedimen, sampah, serta tumbuhan liar yang menyumbat aliran air.
Saat ini, pekerjaan normalisasi berlangsung di parit Jalan Labersa, Jalan Garuda Sakti, Jalan Cendrawasih, Purwodadi, drainase Jalan HR Soebrantas, hingga Jalan Datuk Tunggul. Selain itu, tim reaksi cepat juga disiagakan untuk memantau kondisi lapangan dan merespons cepat laporan masyarakat.
Tak hanya saluran drainase, PUPR Pekanbaru juga melakukan normalisasi di Sungai Sail dan Sungai Air Hitam dengan menurunkan alat berat guna meminimalkan potensi banjir di kawasan sekitar. (ilo)
Editor : M. Erizal