Riau Pekanbaru Nasional Internasional Hukum Ekonomi Olahraga Berita Hiburan Kesehatan Kriminal Pendidikan Sumatera Politik Perca Liputan Khusus Lingkungan Ladies Kebudayaan Begini Ceritanya Kick Out Hoax Interaktif Gaya Hidup Feature Buku Opini Betuah

Petugas Damkar Pekanbaru Tinggalkan Pelantikan PPPK Paruh Waktu Demi Padamkan Kebakaran di Asrama Pancasila

Dofi Iskandar • Kamis, 1 Januari 2026 | 11:48 WIB
Petugas tampak melakukan upaya pemadaman api di Asrama Pancasila, Jalan Soetomo, Kelurahan Sukamulia, Kecamatan Sail, Rabu (31/12/2025) sore.
Petugas tampak melakukan upaya pemadaman api di Asrama Pancasila, Jalan Soetomo, Kelurahan Sukamulia, Kecamatan Sail, Rabu (31/12/2025) sore.

PEKANBARU (RIAU POS.CO)- Rabu (31/12/2025) sore menjadi salah satu momen paling bersejarah bagi sejumlah petugas Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (DPKP) Kota Pekanbaru. Setelah penantian panjang, mereka mengikuti pelantikan sebagai Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) paruh waktu.

Namun, panggilan tugas datang tanpa mengenal waktu. Pada sekitar pukul 17.00 WIB, sirene kebakaran memecah suasana. Api berkobar di Asrama Pancasila, Jalan Soetomo, Kelurahan Sukamulia, Kecamatan Sail.

Tanpa ragu, petugas Damkar langsung meninggalkan saat mengikuti pelantikan P3K Paruh Waktu. Seragam Korpri yang masih melekat di tubuh menjadi saksi bahwa tugas kemanusiaan selalu berada di atas kepentingan pribadi.

Api diketahui melahap enam petak rumah di kawasan asrama tersebut. Kepulan asap hitam membubung, sementara warga berusaha menyelamatkan diri dan barang-barang yang masih bisa dijangkau. Luas area yang terbakar diperkirakan mencapai 15 x 6 meter persegi.

Kepala Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan Kota Pekanbaru, Zarman Candra, melalui Koordinator Lapangan Hardiansyah, menyampaikan bahwa begitu laporan diterima, personel langsung bergerak ke lokasi, meskipun saat itu sedang menjalani pelantikan PPPK.

"Kami langsung bergerak ke lokasi kejadian dengan masih mengenakan seragam Korpri. Ini adalah bentuk komitmen dan profesionalisme petugas Damkar Kota Pekanbaru dalam melindungi masyarakat, meskipun di tengah momen penting pribadi," ujar Hardiansyah, Kamis (1/1/2025).

Sebanyak lima pos pemadam dikerahkan. Sepuluh unit mobil pemadam dan rescue meluncur cepat menuju lokasi. Hanya enam menit setelah keberangkatan pada pukul 17.02 WIB, armada sudah tiba dan langsung melakukan pemadaman. Dan petugas berjibaku melawan api, melokalisir area yang terbakar agar tidak merembet ke bangunan lain, hingga melakukan pendinginan.

Upaya tersebut membuahkan hasil. Api berhasil dikendalikan tanpa menimbulkan korban jiwa maupun korban luka. Berdasarkan data Dinas Damkar, kebakaran berdampak pada rumah beberapa penghuni asrama, di antaranya Supriadi, Yulius, Joni, Yultip, Supriadi serta satu unit rumah kosong. Kerugian material akibat kejadian ini ditaksir mencapai sekitar Rp500 juta.

Setelah memastikan lokasi benar-benar aman, seluruh unit pemadam kembali ke pos masing-masing sekitar pukul 19.30 WIB. Hardiansyah menegaskan, seluruh personel bekerja sesuai standar operasional prosedur (SOP) demi meminimalkan risiko dan kerugian yang lebih besar.

Peristiwa ini menjadi gambaran nyata dedikasi petugas Damkar Kota Pekanbaru. Di tengah kebahagiaan atas pencapaian status sebagai PPPK, mereka tetap memilih mengutamakan keselamatan masyarakat.

"Bagi kami, panggilan tugas adalah kehormatan yang tak bisa ditunda bahkan di hari paling penting dalam hidup sekalipun," pungkasnya.(dof)

 

Editor : Edwar Yaman
#PPPK Paruh Waktu #petugas damkar pekanbaru #damkar pekanbaru