Riau Pekanbaru Nasional Internasional Hukum Ekonomi Olahraga Berita Hiburan Kesehatan Kriminal Pendidikan Sumatera Politik Perca Liputan Khusus Lingkungan Ladies Kebudayaan Begini Ceritanya Kick Out Hoax Interaktif Gaya Hidup Feature Buku Opini Betuah

Hujan, Jalan Masih Tergenang 

Redaksi • Sabtu, 3 Januari 2026 | 14:15 WIB
Warga terjebak banjir di persimpangan empat Flyover Pasar Pagi Arengka yang terendam air dampak hujan intensitas tinggi mengguyur Kota Pekanbaru, Jumat (2/1/2026)
Warga terjebak banjir di persimpangan empat Flyover Pasar Pagi Arengka yang terendam air dampak hujan intensitas tinggi mengguyur Kota Pekanbaru, Jumat (2/1/2026)

PEKANBARU (RIAUPOS.CO) - Masalah banjir dan genangan masih ““menghantui” Kota PEkanbavru. Hujan deras yang mengguyur Kota Pekanbaru sejak, Jumat (2/1) sore menyebabkan sejumlah ruas jalan di Kota Pekanbaru kembali tergenang. Genangan tersebut membuat arus lalu lintas mengalami kemacetan panjang.

Pantauan Riau Pos, jalan protokol yang tergenang seperti di Jalan Kaharudin Nasution Kecamatan Bukit Raya, Jalan Arifin Achmad Kecamatan Marpoyan Damai, Jalan Soekarno Hatta Kecamatan Binawidya, dan Jalan HR Soebrantas, Kecamatan Binawidya.

Rata-rata tinggi genangan setinggi mata kaki hingga betis orang dewasa. Akibatnya, banyak pengendara mobil dan motor yang harus menurunkan laju kendaraan mereka saat melintasi ruas jalan yang tergenang.

Tak sedikit pula pengendara motor yang nekat melintas genangan namun terpaksa harus mendorong kendaraannya lantaran mogok di tengah genangan.

Salah seorang pengendara motor Fenny mengaku hampir seluruh jalan di Pekanbaru kemarin sore tergenang dan di mana-mana mengalami kemacetan lalu lintas. 

”Banjir cukup tinggi tadi di Jalan Arifin Achmad. Pas belokan dari Jenderal Sudirman sudah disambut banjir cukup tinggi, sejumlah kendaraan yang terjebak banjir mengalami mogok makanya jalan jadi macet,” katanya.

Sementara itu, kemacetan panjang terlihat di jalan Kaharudin Nasution dan Jalan HR Soebrantas akibat banyak kendaraan yang harus mencari jalan yang lebih tinggi terutama dari depan Universitas Islam Riau hingga ke simpang Bandara Sultan Syarif Kasim Pekanbaru.

Salah seorang pengendara Fauzani mengaku nekat menerobos genangan banjir lantaran sudah tidak ingin mengalami kemacetan panjang sehingga menghabiskan waktu yang lama di perjalanan. Apalagi genangan air banjir di jalanan Pekanbaru terus mengalami peningkatan lantaran hujan yang masih cukup deras 

”Nekat saja menerobos, selagi motor masih aman dipaksa saja. Takut kalau ditunggu hujan reda jalanan semakin macet panjang, ini saja sudah macet nanti ditambah banjir yang terlalu dalam bisa-bisa kejebak di jalan,” tuturnya.

Di sisi lain, Forecaster on Duty BMKG Pekanbaru Bella Ra mengatakan, Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) Pekanbaru memprakirakan wilayah Riau masih berada di musim penghujan, dengan intensitas hujan ringan hingga sedang yang terjadi pada sore hingga malam hari di sejumlah wilayah Riau.

Hal ini dikarenakan wilayah Riau yang sedang berada dalam musim hujan serta adanya pola belokan angin atau shareline yang menyebabkan terjadinya penumpukan masa udara basah di Provinsi Riau.

”Kondisi hujan deras disertai petir dan angin kencang juga akan terjadi pada pergantian tahun baru 2026, dimana hujan akan secara merata terjadi di seluruh wilayah Riau,” ucapnya.

Sementara sebelumnya, Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Dinas PUPR Kota Pekanbaru, Edward Riansyah, mengatakan pihaknya telah menetapkan beberapa lokasi prioritas untuk dilakukan pembersihan dan pengerukan saluran air.

”Normalisasi terus kami lakukan, terutama di lokasi yang selama ini menjadi langganan banjir,” ujarnya.

Ia menjelaskan, kegiatan tersebut melibatkan pasukan kuning yang dibantu alat berat. Petugas membersihkan sedimen, sampah, serta tumbuhan liar yang menyumbat aliran air.

Saat ini, pekerjaan normalisasi berlangsung di parit Jalan Labersa, Jalan Garuda Sakti, Jalan Cendrawasih, Purwodadi, drainase Jalan HR Soebrantas, hingga Jalan Datuk Tunggul. Selain itu, tim reaksi cepat juga disiagakan untuk memantau kondisi lapangan dan merespons cepat laporan masyarakat.

Tak hanya saluran drainase, PUPR Pekanbaru juga melakukan normalisasi di Sungai Sail dan Sungai Air Hitam dengan menurunkan alat berat guna meminimalkan potensi banjir di kawasan sekitar.(ayi/ilo) 

Editor : Bayu Saputra
#pekanbaru banjir #hujan #banjir #hujan pekanbaru