PEKANBARU (RIAUPOS.CO) - Wali Kota (Wako) Pekanbaru Agung Nugroho mengingatkan masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi banjir menyusul prakiraan cuaca dari Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG). BMKG memprediksi curah hujan di wilayah Pekanbaru masih akan tinggi hingga pertengahan Januari 2026.
Agung menegaskan pentingnya peran aktif masyarakat dalam melaporkan kondisi lingkungan, terutama jika mulai terjadi genangan air atau banjir. Ia meminta warga segera berkoordinasi dengan pemerintah setempat melalui lurah agar langkah penanganan dapat dilakukan lebih cepat.
“Begitu ada tanda-tanda banjir atau kondisi darurat, segera sampaikan ke lurah. Kami sudah membangun koordinasi bersama relawan di daerah-daerah rawan banjir,” kata Agung Nugroho, Ahad (4/1/2026).
Menurutnya, Pemerintah Kota Pekanbaru telah menyiapkan berbagai langkah antisipasi. Relawan disiagakan di sejumlah lokasi rawan, termasuk kesiapan logistik dan sarana pendukung apabila terjadi evakuasi warga.
“Relawan, dapur umum, hingga perahu sudah kami siapkan. Semua dalam kondisi siap digunakan jika dibutuhkan,” ujarnya.
Meski seluruh perangkat telah disiagakan, Agung berharap kondisi cuaca ekstrem tidak sampai menimbulkan bencana banjir. Ia mengajak masyarakat untuk tetap waspada dan menjaga kebersihan lingkungan sebagai upaya pencegahan.
“Kita siap, tapi tentu berharap banjir tidak terjadi lagi di Pekanbaru,” tutupnya. (ilo)
Editor : M. Erizal