PEKANBARU (RIAUPOS.CO) - Pascaperalihan skema parkir ritel modern Indomaret dan Alfamart dari retribusi ke pajak, Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) diminta lebih cekatan. Parkir gratis bagi masyarakat juga berarti pendapatan asli daerah (PAD) tidak berkurang.
Ketua DPRD Kota Pekanbaru Muhammad Isa mewanti-wanti Pemerintah Kota (Pemko) Pekanbaru agar pengelolaan pajak parkir ini dilakukan secara transparan dan akuntabel.
Isa Lahamid meminta Bapenda Pekanbaru sebagai leading sector untuk memastikan tidak terjadi kebocoran dalam penerimaan pajak parkir.
Baca Juga: Selidiki Ledakan Pipa Gas GTI, Polres Inhil Gandeng Tim Labfor Polda Riau
''Jadi kami harapkan semua pajak parkir yang ada, harus masuk dan menjadi pendapatan bagi pembangunan Kota Pekanbaru, jangan bocor,'' tegasnya.
Politisi PKS ini sendiri menyatakan dukungan penuh terhadap terobosan penggratisan parkir Indomaret dan Alfamart yang dilakukan Wali Kota Pekanbaru Agung Nugroho. Kebijakan itu menurutnya telah menjawab aspirasi keresahan masyarakat selama ini.
Namun Isa Lahamid meminta kebijakan diikuti dengan langkah yang tidak kalah peting. Yaitu memastikan setiap kendaraan konsumen yang parkir retail-retail yang tidak ada juru parkir itu tetap aman.
''Kami minta, jangan sampai pula penggratisan parkir di ritel ini memunculkan kesempatan jahat dan ketidakamanan bagi masyarakat saat belanja. Kami minta semua pihak mendukung kebijakan positif ini dengan memastikan parkir tetap tertib dan aman,'' pinta Isa.
Isa meminta Pemko Pekanbaru memastikan pengelola ritel tetap bertanggung jawab dalam pengelolaan area parkir. Selain aspek keamanan, aspek ketertiban parkir juga harus menjadi prioritas pasca pemberlakuan kebijakan tersebut.(end)
Editor : Edwar Yaman