PEKANBARU (RIAUPOS.CO) -- Wakil Ketua DPRD Kota Pekanbaru Tengku Azwendi Fajri mengapresiasi Bea Cukai atas pengungkapan kasus rokok ilegal dan barang lainnya senilai Rp300 miliar. Barang tanpa cukai ini ditemukan di sebuah pergudangan di Kelurahan Air Hitam, Kecamatan Payung Sekaki.
Azwendi berharap, pengawasan dan penindakan terhadap aktivitas ilegal serupa dapat ditingkatkan di masa depan. Hal ini amat penting untuk menekan potensi kerugian negara akibat peredaran barang ilegal tersebut.
"Kami memberikan apresiasi setinggi-tingginya kepada Bea Cukai atas upayanya menjaga stabilitas ekonomi dan mencegah masuknya barang ilegal ke Pekanbaru. Semoga kinerja ini terus ditingkatkan demi kepentingan masyarakat dan negara," ujar Tengku Azwendi, Kamis (8/1/2026).
Menurut Azwendi, Kota Pekanbaru merupakan wilayah dengan potensi pasar yang cukup besar. Jumlah penduduk yang banyak, wilayah yang luas, serta letak geografis yang sangat strategis, menjadikan kota rawan dimanfaatkan oleh pelaku penyelundupan.
"Pekanbaru ini merupakan market besar. Jumlah penduduknya banyak, wilayahnya luas, dan juga merupakan wilayah perbatasan, sehingga pelaku penyelundupan memiliki peluang dan ruang melancarkan aksinya," imbuhnya.
Politisi Demokrat ini mengajak semua pihak, baik pemerintah maupun masyarakat, untuk bersinergi dalam melakukan pengawasan. Ia mengimbau masyarakat mengambil peran aktif melaporkan setiap informasi terkait aktivitas ilegal ke pihak berwenang. "Kami imbau masyarakat turut dapat memberikan kontribusi positif sehingga pengawasan dapat dilakukan secara bersama-sama demi mencegah kerugian negara ke depan," tutup Azwendi.
Editor : Rinaldi