Riau Pekanbaru Nasional Internasional Hukum Ekonomi Olahraga Berita Hiburan Kesehatan Kriminal Pendidikan Sumatera Politik Perca Liputan Khusus Lingkungan Ladies Kebudayaan Begini Ceritanya Kick Out Hoax Interaktif Gaya Hidup Feature Buku Opini Betuah

Wawako Markarius Anwar Jadi Penanda Dimulainya Program MBG di TK Negeri 6 Pekanbaru

Joko Susilo • Senin, 12 Januari 2026 | 12:28 WIB
Kedatangan Wakil Wali Kota (Wawako) Pekanbaru, Markarius Anwar, menjadi penanda dimulainya program MBG di TK Negeri 6.
Kedatangan Wakil Wali Kota (Wawako) Pekanbaru, Markarius Anwar, menjadi penanda dimulainya program MBG di TK Negeri 6.

PEKANBARU (RIAUPoS.CO) -- Senin (12/1) pagi itu, halaman TK Negeri 6, Simpang Baru, Kecamatan Binawidya, Pekanbaru, terasa berbeda. Di balik pagar sekolah yang sederhana, puluhan anak berdiri berjejer rapi. Seragam kecil mereka tampak kontras dengan wajah-wajah ceria yang penuh rasa ingin tahu.

Ada harap, ada antusias, dan ada kegembiraan yang sulit disembunyikan. Hari itu bukan pagi biasa. Untuk pertama kalinya, program Makan Bergizi Gratis (MBG) hadir di sekolah mereka.

Kedatangan Wakil Wali Kota (Wawako) Pekanbaru, Markarius Anwar, menjadi penanda dimulainya program tersebut di TK Negeri 6. Anak-anak menyambutnya dengan cara yang paling tulus, senyum lebar dan kalungan bunga sederhana yang disematkan di leher sang wakil wali kota. Sambutan hangat itu dibalas dengan sapaan ramah dan senyum yang tak lepas dari wajahnya.

Tak hanya berdiri di podium atau menyampaikan sambutan, Markarius memilih berbaur. Ia menyapa satu per satu anak-anak, menggendong beberapa di antaranya, lalu duduk bersama mereka saat omprengan makan mulai dibuka. Percakapan kecil pun mengalir, tentang lauk yang disukai, tentang nasi yang habis, dan tentang perut kecil yang kenyang.

"Ini penyaluran perdana untuk TK Negeri 6, Simpang Baru, Binawidya. Di awal tahun ini saya memang sengaja turun langsung ke beberapa sekolah, untuk memastikan program Makan Bergizi Gratis benar-benar berjalan baik di Kota Pekanbaru, baik dari sisi porsi maupun kualitas makanannya," ujar Markarius.

Ia mengaku lega setelah mendengar langsung respons dari para penerima utama program itu. "Anak-anak yang kita tanya suka dengan lauknya, porsinya juga pas. Mudah-mudahan seluruh SPPG yang melayani peserta didik di Pekanbaru terus memberikan pelayanan terbaik, baik penyajian maupun kualitas masakan," katanya.

Program MBG sendiri terus dikebut oleh Pemerintah Kota Pekanbaru melalui koordinasi dengan Badan Gizi Nasional (BGN). Hingga awal 2026, ditargetkan 104 dapur MBG beroperasi penuh.

"Desember lalu baru sekitar 60 dapur yang berjalan. Mudah-mudahan bulan ini semuanya aktif. Peserta didik kita hampir 300 ribu, yang baru terlayani sekitar 120 ribu. Harapannya, tahun 2026 seluruh anak bisa mendapatkan Makan Bergizi Gratis," jelas Markarius.

Di lingkungan sekolah, rasa syukur terasa begitu nyata. Yuliarni, Kepala TK Negeri 6, menyebut program ini sebagai angin segar bagi anak didiknya. "Ini program yang sangat baik dari Bapak Presiden Prabowo. Walaupun sekolah kami sedikit terlambat menerima MBG, kami tetap optimis. Alhamdulillah, hari ini akhirnya terwujud," ucapnya.

Ia berharap program ini tak berhenti di hari pertama. "Mudah-mudahan terus berjalan lancar dan dapurnya tetap beroperasi," tambahnya penuh harap. Dari sisi orang tua, dukungan pun mengalir. Rahmat, salah seorang wali murid, menilai MBG bukan hanya soal gizi, tetapi juga soal rasa keadilan sosial.

"Kalau anak bawa bekal dari rumah, kadang ada yang minder. Dengan MBG ini, semua anak makannya sama. Tidak ada perbedaan, ada kesetaraan ekonomi," tuturnya. Namun ia juga mengingatkan pentingnya kualitas dan keamanan makanan. "Program ini sangat bagus dan harus dijaga. Jangan sampai ada kasus keracunan seperti di daerah lain. Kandungan gizinya juga harus benar-benar diperhatikan," katanya.

Hari pertama MBG di TK Negeri 6 akhirnya ditutup dengan pemandangan sederhana namun bermakna, omprengan kosong, tawa anak-anak yang puas, dan interaksi hangat di halaman sekolah. Lebih dari sekadar makanan, MBG menjadi simbol perhatian negara bahwa masa depan generasi dimulai dari meja makan, sejak usia paling dini.

Editor : Rinaldi
#wawako markarius anwar #program mbg #TK Negeri 6 Pekanbaru