PEKANBARU (RIAUPOS.CO) - Hujan deras mengguyur sejumlah wilayah di Kota Pekanbaru, Senin (12/1) malam. Sejumlah jalan tergenang akibat luapan air dari drainase yang tidak berfungsi baik. Untuk mengatasi masalah genangan ini, Pemko Pekanbaru menganggarkan dana tahun ini sekitar Rp100 miliar untuk perbaikan drainase.
Pantauan Riau Pos, Selasa (13/1) pagi, air menggenangi badan Jalan Darma Bakti dan Jalan Sepakat di Kelurahan Labuhbaru Barat, Kecamatan Payung Sekaki. Drainase di kiri kanan jalan tak mampu menampung dan mengalirkan air sehingga air merendam badan jalan.
Menanggapi masih terjadinya genangan di ruas jalan saat hujan turun, Wakil Wali Kota Pekanbaru Markarius Anwar mengatakan, pemko menyadari salah satu penyebab genangan di badan jalan adalah tidak berfungsinya drainase. Untuk itu, Wawako memastikan bahwa perbaikan dan renovasi drainase menjadi prioritas utama dalam Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Tahun Anggaran 2026. Kebijakan ini diarahkan untuk membenahi sistem drainase secara menyeluruh dan berkelanjutan.
”Perbaikan drainase menjadi prioritas utama dalam postur anggaran kami. Namun, perbaikan jalan tetap berjalan,” ujar Markarius, kemarin.
Disebutkannya, dalam Rancangan APBD 2026, Pemko Pekanbaru mengalokasikan anggaran hampir Rp100 miliar khusus untuk perbaikan drainase. Nilai tersebut hampir setara dengan anggaran perbaikan alan pada tahun anggaran berjalan.
Baca Juga: Pipa Gas Bocor di Desa Tani Makmur Rengat Barat, PT TGI Fokus pada Perbaikan dan Keamanan Warga
Seluruh pekerjaan drainase akan mengacu pada masterplan pengendalian banjir yang telah disusun pemerintah kota. Tahapan dimulai dari pembenahan saluran dan parit berukuran besar sebagai jalur utama aliran air, kemudian dilanjutkan ke drainase skala kecil di kawasan permukiman.
”Kami mulai dari saluran besar sebagai jalur utama aliran air, lalu dilanjutkan ke drainase yang lebih kecil agar sistemnya terhubung dan berfungsi optimal,” jelasnya.
Selain itu, Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kota Pekanbaru juga rutin melakukan normalisasi drainase induk di sejumlah titik, dengan mengangkat sampah dan sedimen yang menghambat aliran air saat hujan deras.
Jalan Rusak Rajawali Diperbaiki
Sementara itu, sebanyak tiga titik lubang besar yang menyebabkan Jalan Rajawali, Kecamatan Sukajadi rusak selama beberapa bulan terakhir, akhirnya diperbaiki.
Baca Juga: Peran Literasi di Dispersip Harus Maksimal
Lingga Selaku Koordinator Perbaikan Jalan Dinas PUPR Kota Pekanbaru menjelaskan perbaikan badan jalan Rajawali Kecamatan Sukajadi jadi dilakukan terhadap tiga titik lubang besar yang sebelumnya dikeluhkan oleh masyarakat mengalami kerusakan akibat tergerus genangan banjir.
Perbaikan menggunakan pemadatan dengan material base A ini dilakukan agar lubang yang ada di jalan rusak kembali rata dengan material bebatuan dan kemudian akan langsung dilakukan pengaspalan di sore atau malam hari disaat timbunan sudah padat sepenuhnya.
”Ini masih base A, nanti sore kami lakukan pengaspalan di tiga titik jalan rusak agar masyarakat bisa kambali menikmati jalan mulia kembali,” ucapnya, Selasa (13/1).
Baca Juga: Pemko Pekanbaru Kecam Vandalisme, Wali Kota Pekanbaru Agung Nugroho Ajak Masyarakat Jaga Fasilitas Publik
Dijelaskannya, untuk diameter lubang yang diperbaiki berbeda-beda, namun pihaknya memastikan perbaikan Jalan Rajawali Kecamatan Sukajadi diselesaikan satu hari. ”Untuk diameternya beda-beda ada yang besar ada yang kecil tapi perbaikan nya tetap sama. Setelah material base A padat kami lakukan pengaspalan. Setelah itu kami berpindah lagi ke jalan rusak lainnya,” katanya.(ilo/ayi/yls)
Laporan TIM RIAU POS, Kota