PEKANBARU (RIAUPOS.CO) -- Upaya menghadirkan solusi berbasis teknologi untuk menjawab berbagai persoalan perkotaan terus dilakukan Pemerintah Kota (Pemko) Pekanbaru. Salah satunya melalui penandatanganan Memorandum of Understanding (MoU) bersama Politeknik Caltex Riau (PCR) yang digelar dalam rangkaian kegiatan Leaders Talk di Auditorium Politeknik Caltex Riau, Rabu (22/1/2026).
MoU tersebut ditandatangani Wali Kota Pekanbaru Agung Nugroho. Kesepakatan ini menandai komitmen bersama antara pemerintah kota dan institusi pendidikan tinggi untuk memperkuat sinergi dalam pengembangan inovasi teknologi yang aplikatif dan berorientasi pada kebutuhan masyarakat.
Pada kesempatan itu, Wali Kota Agung Nugroho meninjau pameran teknologi hasil karya mahasiswa Politeknik Caltex Riau. Berbagai inovasi ditampilkan dan dipaparkan secara langsung oleh mahasiswa kepada wali kota.
Teknologi yang dipresentasikan difokuskan pada penanganan isu-isu strategis Kota Pekanbaru, seperti kemacetan lalu lintas, peningkatan keamanan, persoalan lingkungan, hingga upaya mitigasi banjir dengan pendekatan berbasis teknologi.
Wako Agung Nugroho, menyampaikan apresiasi terhadap inovasi yang telah dikembangkan oleh mahasiswa PCR. Menurutnya, teknologi yang dihasilkan selaras dengan kebutuhan Pemerintah Kota Pekanbaru dalam menghadapi tantangan pembangunan perkotaan.
"Kami sudah melihat bagaimana PCR memperhatikan berbagai persoalan di Pekanbaru melalui teknologi yang mereka kembangkan. Ini sangat relevan dan memang dibutuhkan pemerintah, baik terkait kemacetan, keamanan, lingkungan, maupun banjir, yang semuanya berbasis teknologi," ujar Agung.
Sementara itu, Direktur PCR Dadang Syarif Sihabudin Sahid menegaskan bahwa kolaborasi ini merupakan bentuk tanggung jawab moral perguruan tinggi kepada masyarakat. Mereka menyampaikan bahwa arah riset dan inovasi saat ini tidak lagi sekadar berorientasi pada laporan dan publikasi akademik, tetapi juga pada solusi nyata bagi permasalahan di lapangan.
"Kami sebagai warga Pekanbaru memiliki kewajiban moral untuk berkontribusi. Riset dan inovasi saat ini sudah beralih pada bagaimana memberikan manfaat langsung dan menyelesaikan persoalan di masyarakat," ujarnya.
Editor : Rinaldi