Riau Pekanbaru Nasional Internasional Hukum Ekonomi Olahraga Berita Hiburan Kesehatan Kriminal Pendidikan Sumatera Politik Perca Liputan Khusus Lingkungan Ladies Kebudayaan Begini Ceritanya Kick Out Hoax Interaktif Gaya Hidup Feature Buku Opini Betuah

Pekerja Marka Tewas Ditabrak Mobil, Pelaku Masih Diburu

Tim Redaksi • Kamis, 29 Januari 2026 | 13:59 WIB
Kendaraan menunggu di traffict Light Persimpangan Jalan Tuanku Tambusai dan Jalan Paus, Pekanabaru, Rabu (28/1/2026) di persimpangan ini seorang pekerja rekanan Dishub Kota Pekanbaru meninggal dunia kecelakaan tabrak lari oleh kendaraan roda empat.
Kendaraan menunggu di traffict Light Persimpangan Jalan Tuanku Tambusai dan Jalan Paus, Pekanabaru, Rabu (28/1/2026) di persimpangan ini seorang pekerja rekanan Dishub Kota Pekanbaru meninggal dunia kecelakaan tabrak lari oleh kendaraan roda empat.

PEKANBARU (RIAUPOS.CO) - Seorang pekerja pembuat marka jalan bernama Masrial (36) tewas setelah menjadi korban tabrak lari, Rabu (28/1) sekitar pukul 02.55 WIB.

Kecelakaan lalu lintas berat itu terjadi di Jalan Tuanku Tambusai Jalur Utara, tepatnya di persimpangan Jalan Paus depan Toko Mitra Sejati, Kecamatan Sukajadi. Saat kejadian, korban sedang mengerjakan marka jalan di lajur kiri Jalan Tuanku Tambusai.

Kasat Lantas Polresta Pekanbaru AKP Satrio BW Wicaksana mengatakan, kecelakaan melibatkan satu unit mobil yang hingga kini belum diketahui jenisnya.

”Pengemudi mobil tersebut melarikan diri dari tempat kejadian perkara setelah menabrak korban,” ujar AKP Satrio, kemarin.

Berdasarkan keterangan kepolisian, mobil datang dari arah Barat menuju Timur di lajur kanan. Setibanya di lokasi kejadian, kendaraan tersebut berpindah ke lajur kiri dan menabrak korban.

Akibat kejadian tersebut, korban Masrial (36) mengalami luka berat di bagian kepala, kedua tangan, dan kedua kaki. Korban sempat dilarikan ke RSUD Arifin Ahmad Pekanbaru, namun dinyatakan meninggal dunia.

Sementara itu, tiga orang saksi telah dimintai keterangan, yakni Yulnaidi (58), Reza (19), dan Afdal (19). Saat kejadian, kondisi cuaca cerah pada dini hari, arus lalu lintas lengang, serta kondisi jalan beraspal, lurus, dan satu arah.

”Kesimpulan sementara, pengemudi diduga tidak berkonsentrasi, tidak berhati-hati, serta tidak mengutamakan keselamatan pejalan kaki,” jelas AKP Satrio sambil memastikan pihaknya akan melakukan penyelidikan dan memburu pengemudi mobil yang melarikan diri dari TKP.

Sementara itu, Sekretaris Dinas Perhubungan (Dishub) Pekanbaru Sunarko menambahkan, kuat dugaan, pengemudi mobil berada dalam pengaruh alkohol.

”Kemungkinan pengendara mabuk. Pelat nomor mobil terlepas dan ditemukan di lokasi kejadian,” jelasnya.

Jenazah korban sendiri telah diberangkatkan ke kampung halamannya di Solok, Sumatera Barat untuk dimakamkan.

Pemko Bantu
Keluarga Korban

Sementara itu, Wali Kota (Wako) Pekanbaru Agung Nugroho menyampaikan duka mendalam atas meninggalnya pekerja marka, Masrial (36) yang menjadi korban tabrak lari saat menjalankan tugas.

Diketahui, korban meninggalkan seorang istri dan dua orang putri, masing-masing berusia 12 tahun dan dua setengah tahun.

Wako menegaskan, Pemko membantu keluarga korban untuk pendidikan anak-anak korban ”Kami akan memberikan bantuan serta beasiswa kepada anak-anak almarhum yang masih bersekolah. Selain itu, kami juga memberikan pendampingan dan bantuan kepada istri yang kini harus menjalani kehidupan sebagai tulang punggung keluarga,” jelasnya.

Wako mengungkapkan, berdasarkan hasil penelusuran rekaman CCTV di lokasi, pemko telah mengantongi identitas kendaraan yang diduga terlibat.

”Dari rekaman CCTV, kami mendapatkan informasi kendaraan dengan nomor polisi B 1557 RKM. Kami mengimbau kepada seluruh masyarakat yang mengetahui keberadaan kendaraan tersebut agar segera melapor kepada pihak berwajib,” katanya sambil meminta kepada polisi untuk segera menangkap pelaku tabrak lari tersebut.(dof/ilo/yls)

Laporan TIM RIAU POS, Kota

Editor : Arif Oktafian
#kecelakaan #tewas #pekerja #marka