PEKANBARU (RIAUPOS.CO) - Pemerintah Kota (Pemko) Pekanbaru berencana mengoneksikan seluruh kamera pengawas atau CCTV yang ada di Kota Pekanbaru ke dalam satu sistem terpadu. Seluruh CCTV tersebut nantinya dapat diakses melalui Aplikasi Sip Aman yang dirancang Pemko Pekanbaru untuk memantau keamanan ruang publik.
Saat ini, dalam aplikasi SIP Aman telah terhubung dengan 32 unit CCTV milik Pemko Pekanbaru yang terpasang di sejumlah titik ruang publik. Untuk memperluas jangkauan pemantauan, pemko tengah menjajaki kerja sama dengan pihak swasta dan pelaku usaha yang memiliki CCTV di area luar gedung.
”Untuk pemantauan kawasan kota, kita sudah punya Sip Aman dan sudah terhubung 32 CCTV di ruang publik. Sekarang kita sedang melakukan kerja sama dengan pihak swasta yang punya CCTV di luar gedung,” kata Wakil Wali Kota Pekanbaru Markarius Anwar Rabu (28/1).
Ia menjelaskan, CCTV milik swasta yang akan dikoneksikan ke sistem Pemko adalah kamera yang mengarah ke ruang publik, seperti area parkir kendaraan, halaman kantor, tempat usaha, maupun lokasi pelayanan pajak.
”Yang kita minta adalah CCTV yang berada di luar gedung. Nantinya akan terkoneksi dengan sistem kita,” terangnya.
Markarius menambahkan, aplikasi Sip Aman juga akan terintegrasi dengan Polresta Pekanbaru. Dengan demikian, seluruh CCTV yang terkoneksi dapat dimanfaatkan untuk membantu kepolisian dalam melakukan pemantauan dan pengawasan keamanan kota.
Sejumlah lokasi yang saat ini telah terpasang CCTV antara lain kawasan Mal Pelayanan Publik (MPP) Jalan Jenderal Sudirman, Bundaran depan Kantor Gubernur Riau, Sukaramai Trade Centre (STC), depan Gelanggang Remaja, Jalan Kaharuddin Nasution, serta beberapa titik strategis lainnya
Dengan semakin banyaknya CCTV yang terhubung, Pemko Pekanbaru berharap pengawasan ruang publik dapat berjalan lebih optimal, sekaligus meningkatkan keamanan kota dan menekan angka kriminalitas.(ilo)
Editor : Arif Oktafian