PEKANBARU (RIAUPOS.CO) -- Menindaklanjuti laporan masyarakat, Wakil Wali Kota (Wawako) Pekanbaru Markarius Anwar bersama Kapolresta Pekanbaru Kombes Pol Muharman Arta mendatangi New Paragon KTV di Jalan Sultan Syarif Kasim, Sabtu (31/1) dini hari.
Kunjungan tersebut dilakukan terkait dugaan adanya aktivitas pesta waria di lokasi hiburan malam itu. Kapolresta datang bersama Kasat Narkoba Kompol Mochammad Jacub N, Kasat Reskrim AKP Anggi Rian Diansyah, serta tim gabungan dari unsur kepolisian dan Pemerintah Kota Pekanbaru.
Selain meminta keterangan dari pihak manajemen, rombongan juga melakukan pengecekan langsung ke sejumlah ruangan yang diduga menjadi lokasi kegiatan.
"Kami turun langsung ke lapangan untuk menindaklanjuti pengaduan masyarakat terkait aktivitas yang terjadi di Paragon, khususnya dugaan kegiatan waria," ujar Kombes Pol Muharman Arta di lokasi.
Ia menyampaikan, kegiatan tersebut merupakan bagian dari upaya pencegahan penyakit masyarakat sekaligus pengawasan terhadap operasional tempat hiburan malam di Kota Pekanbaru.
Dalam pemeriksaan awal, kata Kapolresta, sejumlah pihak yang dimintai keterangan mengakui adanya kegiatan yang menyerupai kontes kecantikan waria. Namun demikian, pihak manajemen New Paragon KTV menyatakan tidak mengetahui adanya kegiatan tersebut karena tidak ada pemberitahuan sebelumnya.
"Dari pendalaman sementara, para peserta masuk ke area tempat hiburan secara bergantian atau satu per satu, sehingga tidak terpantau oleh pengelola," jelasnya.
Kombes Muharman menegaskan, Polresta Pekanbaru masih terus mendalami kasus tersebut. Jika ditemukan unsur pelanggaran hukum maupun pelanggaran aturan lainnya, pihak kepolisian memastikan akan mengambil langkah tegas sesuai ketentuan yang berlaku.
Sementara itu, Wakil Wali Kota Pekanbaru Markarius Anwar mengingatkan seluruh pengelola tempat hiburan malam agar lebih ketat dalam melakukan pengawasan dan tidak memfasilitasi kegiatan yang berpotensi meresahkan masyarakat.
"Pemko akan melakukan pembinaan. Soal dugaan pelanggaran hukum tentu akan ditelusuri lebih lanjut sesuai aturan," ujarnya.
Ia juga menegaskan bahwa Pemerintah Kota Pekanbaru bersama tokoh masyarakat akan melakukan evaluasi terhadap pengelolaan tempat hiburan malam guna mencegah kejadian serupa terulang.