Riau Pekanbaru Nasional Internasional Hukum Ekonomi Olahraga Berita Hiburan Kesehatan Kriminal Pendidikan Sumatera Politik Perca Liputan Khusus Lingkungan Ladies Kebudayaan Begini Ceritanya Kick Out Hoax Interaktif Gaya Hidup Feature Buku Opini Betuah

Big Bad Wolf Hadir di Pekanbaru, Dorong Penguatan Budaya Membaca di Masyarakat

Dofi Iskandar • Senin, 2 Februari 2026 | 11:37 WIB
Bazar Buku oleh internasional Big Bad Wolf (BBW) di Transmart Pekanbaru, Senin (2/2/2026).
Bazar Buku oleh internasional Big Bad Wolf (BBW) di Transmart Pekanbaru, Senin (2/2/2026).

PEKANBARU (RIAU POS.CO) -- Kehadiran bazar buku internasional Big Bad Wolf (BBW) di Pekanbaru pada awal 2026 diharapkan menjadi momentum penting dalam memperkuat budaya membaca di tengah masyarakat.

Menghadirkan jutaan buku berkualitas, BBW membuka akses yang lebih luas bagi masyarakat terhadap bahan bacaan, khususnya buku berbahasa Inggris. Country Director Big Bad Wolf Books Indonesia, Marthius Wandi Budianto, mengatakan bahwa tantangan literasi di Indonesia bukan terletak pada rendahnya minat baca, melainkan keterbatasan akses terhadap buku.

Minimnya toko buku dan tingginya harga buku dinilai menjadi penghambat tumbuhnya budaya membaca. "Banyak masyarakat sebenarnya ingin membaca, tetapi akses bukunya terbatas dan harganya mahal. Melalui Big Bad Wolf, kami ingin menjembatani kebutuhan itu," ujarnya, Senin (2/2/2026).

Pemilihan Pekanbaru sebagai kota tujuan BBW dilakukan berdasarkan riset dan pertimbangan strategis, termasuk pertumbuhan ekonomi daerah serta perkembangan pendidikan di wilayah Sumatera.

Menurut Wandi, kota dengan dinamika ekonomi dan keluarga muda yang kuat memiliki potensi besar dalam membangun kebiasaan membaca sejak dini. Tidak hanya menyasar pelajar, BBW menargetkan seluruh lapisan masyarakat, terutama keluarga muda.

Orang tua didorong untuk mengenalkan buku sebagai alternatif kegiatan positif bagi anak-anak di tengah tingginya paparan gawai. "Kami ingin orang tua datang bersama anak-anak, memilih buku, dan menjadikan membaca sebagai aktivitas yang menyenangkan di rumah," katanya.

Di Pekanbaru, BBW akan menghadirkan lebih dari 2,5 juta eksemplar buku dari berbagai genre, mulai dari buku anak, fiksi, nonfiksi, hingga buku pengembangan diri. Di balik nama Big Bad Wolf, tersimpan misi sosial untuk mengurangi kesenjangan akses buku.

Berangkat dari pengalaman salah satu pendirinya yang mengalami disleksia, BBW berkembang menjadi gerakan global yang berfokus pada pemerataan distribusi buku dan peningkatan literasi.

Melalui kehadiran Big Bad Wolf di Pekanbaru, diharapkan masyarakat semakin dekat dengan buku dan budaya membaca dapat tumbuh sebagai bagian dari gaya hidup, khususnya di kalangan generasi muda dan keluarga.

Editor : Rinaldi
#big bad wolf #budaya membaca #Bazar buku