KOTA PEKANBARU (RIAUPOS.CO) - Jelang Ramadan 1447 Hijriah, Pemerintah Provinsi (Pemprov) Riau melalui Tim Pengendalian Inflasi Daerah (TPID) Provinsi Riau bersama BUMD PT Riau Pangan Bertuah menggelar operasi pasar murah di Kota Pekanbaru mulai Senin-Jumat (9-13/2) dengan lokasi yang berbeda-beda.
Senin (9/2), pasar murah diadakan di Kantor Lurah Air Dingin, Kecamatan Bukit Raya. Menyusul pada Selasa (10/2) di halaman SMP Negeri 6, Jalan Yos Sudarso, Kecamatan Rumbai. Kemudian, Rabu (11/2) di depan SMP Negeri 30, Kelurahan Limbungan Baru,
Kecamatan Rumbai. Lalu Kamis, (12/2) di halaman Kantor Lurah Rintis, Kecamatan Limapuluh, dan Jumat (13/2) di Halaman Kantor Lurah Mentangor, Kecamatan Kulim.
Hal ini disampaikan Tim Pasar Murah Aditya Ferly saat ditemui di saat pasar murah di kantor Lurah Air Dingin, kemarin. Ia menjelaskan, operasi pasar murah dimulai pukul 08.00 WIB. Untuk bisa berbelanja, masyarakat diminta hadir tepat waktu, mengantre dengan tertib, dan membawa kantong belanja sendiri sebagai upaya pengurangan penggunaan kantong plastik.
Di pasar murah, beras SPHP dijual seharga Rp60.000 per 5 kilogram (kg), beras Anak Daro Rp162.000 per 10 kg atau Rp81.000 per 5 kg, beras Sokan Rp162.000 per 10 kg atau Rp81.000 per 5 kg, dan gula pasir Rp17.000 per kg.
Sedangkan minyak goring Salvaco dijual Rp21.000 per liter, minyak Palmco Rp16.000 per bungkus, Minyakita Rp15.500 per bungkus, garam Krista Rp2.000 per 200 gram, garam Nusantara Rp2.000 per 250 gram, dan tepung tapioka Rp8.000 per bungkus.
Untuk komoditas seperti cabai merah, bawang merah, bawang putih, kentang, dan telur ayam, harga mengikuti harga dinamis di tingkat petani dan pasar. Melalui kegiatan ini, Pemprov Riau berharap dapat membantu masyarakat memperoleh bahan pokok dengan harga terjangkau serta menekan inflasi daerah secara efektif. Editor : Arif Oktafian