Riau Pekanbaru Nasional Internasional Hukum Ekonomi Olahraga Berita Hiburan Kesehatan Kriminal Pendidikan Sumatera Politik Perca Liputan Khusus Lingkungan Ladies Kebudayaan Begini Ceritanya Kick Out Hoax Interaktif Gaya Hidup Feature Buku Opini Betuah

Keseruan Berburu Takjil Ramadan di Jalan WR Supratman Pekanbaru, Ada Jajanan Tradisional hingga Kuliner Kekinian

Dofi Iskandar • Sabtu, 21 Februari 2026 | 14:25 WIB

Warga tengah berburu takjil untuk menu berbuka puasa di Jalan WR Supratman - Pattimura, tepatnya di depan SMKN 2 Pekanbaru, Jumat (20/2/2026) sore.
Warga tengah berburu takjil untuk menu berbuka puasa di Jalan WR Supratman - Pattimura, tepatnya di depan SMKN 2 Pekanbaru, Jumat (20/2/2026) sore.

PEKANBARU (RIAU POS.CO) -- Suasana Ramadan di Jalan WR Supratman - Jalan Pattimura, tepatnya di depan SMKN 2 Pekanbaru, Jumat (20/2/2026) sore, tampak ramai. Keramaian juga terjadi selama bulan Ramadan kerena warga berburu takjil.

Deretan tenda warna-warni berdiri rapat di sepanjang bahu jalan, menjelma menjadi pusat keramaian dadakan yang dipadati warga untuk ngabuburit sekaligus berburu takjil.

Lapak-lapak sederhana berjajar hampir tanpa celah. Meja panjang dipenuhi aneka makanan dan minuman, mulai dari jajanan tradisional hingga kuliner kekinian yang tengah digemari anak muda.

Gorengan seperti bakwan, risol, tahu isi, dan tempe goreng tersusun rapi di atas nampan besar, sebagian masih mengepul hangat.

Tak hanya menu klasik, sejumlah pedagang juga menawarkan donat dengan topping cokelat lumer dan keju, dimsum kukus, kebab mini, corndog mozzarella, hingga aneka dessert box dan puding berlapis.

Minuman segar pun tak kalah variatif, seperti es teh jumbo, thai tea, es matcha, es buah, serta minuman soda berwarna cerah dengan potongan buah segar. Setiap harinya selama bulan Ramadan menjelang pukul 17.30 WIB, arus lalu lintas di sekitar lokasi terpantau melambat.

Kendaraan roda dua dan roda empat harus bergerak perlahan karena banyaknya warga yang memadati sisi jalan dan parkir kendaraan. Sebagian pengunjung bahkan memilih memarkirkan kendaraan agak jauh dan berjalan kaki demi mendapatkan takjil incaran.

Salah seorang pembeli, Muhammad Sidik Muzaki (20), mengaku sengaja datang lebih awal untuk menghindari puncak keramaian sekaligus mengikuti tren "war takjil" yang ramai di media sosial.

"Kalau datang mepet azan biasanya susah parkir dan beberapa menu sudah habis. Saya datang dari jam setengah enam," ujarnya.

M Sidik menyiapkan uang Rp50 ribu untuk membeli takjil berbuka. Menurutnya, jumlah tersebut cukup untuk mendapatkan makanan dan minuman yang diinginkan. Ia juga menilai bazar Ramadan tahun ini terasa lebih ramai dibanding tahun sebelumnya. Selain jumlah pedagang yang bertambah, variasi menu dinilai semakin beragam.

"Sekarang lebih padat sampai jalanan macet. Mau parkir motor saja susah. Tapi jadi lebih seru karena pilihannya banyak," tuturnya.

Meski tergoda banyak pilihan, Sidik mengaku tetap memperhatikan kebersihan lapak sebelum membeli. Ia memastikan makanan tertutup rapi dan penjual melayani dengan baik.

Menjelang azan Magrib, suasana semakin riuh. Pedagang sibuk melayani pesanan terakhir, sementara pembeli bergegas membawa kantong plastik berisi aneka takjil menuju kendaraan masing-masing.

Bazar Ramadan di Jalan WR Supratman simpang Jalan Pattimura kembali menjadi salah satu titik favorit warga Pekanbaru untuk mengisi waktu menjelang berbuka puasa.

Di tengah padatnya jalan dan antrean panjang, kebersamaan dan semangat Ramadan terasa kental menyelimuti kawasan tersebut.

Editor : Rinaldi
#takjil Ramadan #jajanan tradisional #kuliner kekinian #berburu kuliner