Riau Pekanbaru Nasional Internasional Hukum Ekonomi Olahraga Berita Hiburan Kesehatan Kriminal Pendidikan Sumatera Politik Perca Liputan Khusus Lingkungan Ladies Kebudayaan Begini Ceritanya Kick Out Hoax Interaktif Gaya Hidup Feature Buku Opini Betuah

Tidak Ada Lagi Desa Berstatus Tertinggal di Riau

Soleh Saputra • Selasa, 24 Februari 2026 | 11:17 WIB

SF Hariyanto
SF Hariyanto
 

PEKANBARU (RIAUPOS.CO) - Pelaksana tugas (Plt) Gubernur Riau (Gubri) SF Hariyanto menegaskan komitmen Pemerintah Provinsi Riau dalam memperkuat pembangunan desa sebagai fondasi kemajuan daerah. Program Riau Membangun Desa, Memajukan Kota menjadi arah kebijakan pembangunan yang menekankan pemerataan dan penguatan ekonomi berbasis desa.

Ia memaparkan, Indeks Desa Provinsi Riau Tahun 2025 berhasil menempati peringkat 10 nasional dengan skor 76,279 dan berstatus maju.

‘’Alhamdulillah, Indeks Desa Riau berada di peringkat 10 nasional dengan status maju. Ini menunjukkan pembangunan desa di Riau berada pada jalur yang tepat,’’ ujar SF Hariyanto, Senin (23/2).

Ia juga menegaskan, pada tahun 2025 tidak terdapat lagi desa dengan status sangat tertinggal maupun tertinggal di Provinsi Riau.

Berdasarkan kategori status perkembangan desa tahun 2025, tercatat Desa Mandiri: 759 desa, Desa Maju: 471 desa, Desa Berkembang: 361 desa, Desa Tertinggal: 0, Desa Sangat Tertinggal: 0. Dengan total 1.591 desa di Provinsi Riau.

Dalam upaya memperkuat pembangunan desa, Pemprov Riau pada tahun 2025 mengalokasikan bantuan keuangan provinsi untuk desa. Jumlah desa penerima tercatat sebanyak 1.579 desa dengan total dana yang dikucurkan sebesar Rp40.290.000.000. SF Hariyanto menyebutkan, bantuan tersebut diarahkan untuk mendukung pembangunan infrastruktur dasar, pemberdayaan masyarakat, serta penguatan ekonomi desa.

Editor : Arif Oktafian
#plt gubernur riau #Membangun desa #SF Hariyanto