PEKANBARU (RIAUPOS.CO) – Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Kota Pekanbaru mengintensifkan pendataan terhadap objek pajak potensial. Kali ini perhatian difokuskan pada penelusuran objek pajak bumi bangunan (PBB) komersial yang belum tercatat dalam data resmi. Ini dilakukan untuk mengejar pendapatan asli daerah (PAD) yang tahun ini ditarget sebesar Rp1,308 triliun.
Proses pendataan dilakukan secara langsung ke lapangan. Tidak hanya pada siang hari, tim juga turun pada malam hari untuk memastikan kondisi riil aktivitas usaha yang kerap luput dari pengamatan di waktu tertentu. Petugas menyasar berbagai pelaku usaha dan objek pajak guna memverifikasi data sekaligus mengidentifikasi potensi pajak yang selama ini belum tergarap maksimal.
Kepala Bapenda Kota Pekanbaru Tengku Denny Muharpan menyebutkan, bahwa penguatan sistem pendataan menjadi salah satu agenda prioritas instansinya sepanjang tahun ini. ”Kami lakukan pendataan malam hari untuk melihat kondisi riil usaha yang tidak bisa terpantau di waktu lain. Kami sisir seluruh jalan dan melibatkan semua UPT,” ujar Denny, Senin (23/2).