PEKANBARU (RIAUPOS.CO) – Wali Kota (Wako) Pekanbaru H Agung Nugroho SE MM menggelar kegiatan Sahur on the Road bersama ribuan driver ojek online (ojol) se-Kota Pekanbaru di kawasan Purna MTQ Jalan Sudirman, Ahad (1/3/2026) dini hari.
Kegiatan yang berlangsung meriah ini menjadi yang pertama kali digelar di Kota Pekanbaru sebagai bentuk kebersamaan sekaligus sumbangsih kepada para pengemudi ojol.
Sekitar 2.000-an driver ojol hadir dalam kegiatan tersebut. Turut mendampingi Wali Kota Pekanbaru, Wakil Wali Kota Pekanbaru H Markarius Anwar ST MArch, Kapolresta Pekanbaru Kombes Pol Muharman Arta, Pj Sekdako Pekanbaru Ingot Ahmad Hutasuhut, Ketua TP PKK Pekanbaru Sulastri Agung serta jajaran Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Kota Pekanbaru dan para kepala OPD jajaran Pemko Pekanbaru.
Dalam sambutannya, Wako Agung menyampaikan rasa bangga dan apresiasi kepada para driver ojol yang selama ini menjadi bagian penting dalam kehidupan masyarakat Kota Pekanbaru.
“Abang dan kakak kebanggaan Kota Pekanbaru. Tepuk tangan untuk kita semua!” ujar Agung disambut meriah oleh para peserta.
Ia juga mengungkapkan rasa syukur dapat hadir langsung di tengah para driver ojol dalam suasana kebersamaan Ramadan.
"Alhamdulillahirabbil'alamin, kita bersyukur pada Allah SWT, dini hari ini kita masih diberikan kesehatan dan kesempatan untuk dapat langsung hadir bersilaturahmi, sekaligus juga sahur bersama dalam agenda Sahur on the Road Kota Pekanbaru. Selawat beriring salam kita kirimkan juga kepada nabi besar kita dengan mengucapkan Allahumma shalli 'ala Muhammad wa 'ala ali Muhammad, Assalamualaika ya Rasulullah,” tuturnya.
Agung menegaskan, kegiatan ini bukan sekadar acara makan sahur bersama, tetapi bentuk nyata perhatian dan kepedulian pemerintah terhadap para pekerja sektor informal, khususnya driver ojol.
Ia mengungkapkan, proses persiapan kegiatan tersebut tidak mudah. Dirinya bahkan berjuang bersama Ketua Baznas Kota Pekanbaru untuk mewujudkan kegiatan tersebut. “Saya nggak mau kalau hanya kumpul cuma hanya sekedar makan. Saya berjuang ke Jakarta sama Ketua Baznas Kota Pekanbaru. Tepuk tangan Ketua Baznas Kota Pekanbaru!” katanya.
Menurutnya, awalnya jumlah peserta ditargetkan hanya 1.000 orang. Namun antusiasme para driver ojol sangat tinggi sehingga kuota terus ditambah.
“Izin laporan Pak Ketua Baznas, di dalam daftar kita itu pertama kita 1.000 peserta. Enggak sampai buka hanya satu hari itu sudah melebihi kuota. Saya langsung bilang lagi, ‘Ini nggak bisa ditutup, tambah 500’. Saya tambah 500, setengah jam laporannya penuh lagi. Akhirnya apa? Tadi saya datang ke sana, laporan Pak Ketua Baznas, yang di luar mendaftar ini ada 527 tambahannya. Jadi saya minta semua yang hadir hari ini, semua harus dapat uang saku atau bantuannya. Setuju?” ujarnya yang langsung disambut sorakan para peserta.
Ia juga menceritakan pengalamannya berbincang dengan sejumlah driver ojol, termasuk soal kondisi ekonomi dan kendaraan yang digunakan. “Saya suka cerita dengan teman-teman ojol, karena ojol ini adalah pendukung utama saya karena saya satu selera. Jadi saya tanya, ‘Motornya punya sendiri atau sewa?’. Ternyata ada teman-teman driver ini motornya sewa, dan dia harus bayar satu hari itu Rp200.000 sama tempat sewanya,” ungkapnya.
Agung menyebut, hal itu menjadi perhatian khusus dirinya. Ia pun berupaya mencari solusi melalui partisipasi publik dan kolaborasi berbagai pihak, tanpa bergantung pada Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD).
“Kalau saya pakai APBD saya, berarti saya nggak hebat jadi Walikota. Saya bangun di depan itu pakai dana Awal Bros, depan MP saya pakai dana MP. Juga Rp17 miliar dihemat untuk bangun halte kita tidak pakai APBD, pakai partisipasi publik. Terus saya minta apa? Saya minta lima unit motor yang insyaallah akan diberikan,” ujarnya.
Gelaran Sahor On The Road sendiri berlangsung penuh keakraban. Wako Agung saat menyampaikan sambutan sempat melempar candaan dan menyelipkan pesan penuh kehangatan terkait dukungan keluarganya, terutama sang istri.
“Dan yang istimewa, istri saya. Istri saya ini setia, Pak. Saya belok kanan, dia ikut belok kanan. Saya kiri, dia kiri. Saya jatuh, dia berdiri,” katanya disambut gelak tawa para peserta.
Sementara itu, perwakilan driver ojol, Neti Ratimini, menyampaikan rasa terima kasih kepada Wako Agung. Menurutnya, kegiatan ini menjadi momen bersejarah karena baru pertama kali kepala daerah mengajak para driver ojol sahur bersama.
Ia juga mengapresiasi berbagai program pembangunan yang dirasakan langsung manfaatnya oleh para driver.
“Terima kasih kepada Pak Wali Kota. Ini pertama kali walikota mengajak driver ojol sahur bareng. Kami juga berterima kasih karena jalan-jalan di Pekanbaru sekarang banyak yang sudah diaspal dan mulus,” ujarnya.
Neti menilai kondisi jalan yang semakin baik sangat membantu pekerjaan para driver lebih enak saja narik ojol. “Ini memudahkan kami dalam bekerja, Pak. Juga membuat kendaraan kami lebih awet karena jalan bagus,” tutupnya.(ali)
Editor : Edwar Yaman