PEKANBARU (RIAUPOS.CO) — Wali Kota (Wako) Pekanbaru H Agung Nugroho SE MM melaksanakan Safari Ramadan sekaligus memperingati Nuzulul Quran di Masjid Agung Ar-Rahman, Jalan Jenderal Sudirman, Jumat (6/3/2026). Kegiatan ini menjadi momentum silaturahmi pemerintah dengan masyarakat sekaligus menyampaikan sejumlah program pembangunan yang akan direalisasikan Pemerintah Kota Pekanbaru.
Dalam kegiatan tersebut, Wali Kota Pekanbaru didampingi Wakil Wali Kota Pekanbaru H Markarius Anwar ST MEng, Ketua TP PKK Kota Pekanbaru Sulastri Agung, unsur Forkopimda, para asisten serta kepala organisasi perangkat daerah (OPD) di lingkungan Pemerintah Kota Pekanbaru.
Pada kesempatan itu, Wako Agung menyampaikan rencana Pemerintah Kota Pekanbaru untuk merealisasikan pelebaran Masjid Agung Ar-Rahman. Tidak hanya itu, pemerintah juga akan membuka akses jalan dari kawasan masjid menuju Jalan Tuanku Tambusai (Jalan Nangka) guna memudahkan akses masyarakat.
“Alhamdulillah sore hari ini kita berkumpul kembali dalam agenda silaturahmi, tentu juga kita berselawat dengan mengucapkan Allahumma sholli ‘ala Muhammad wa ‘ala ali Muhammad, assalamualaika ya Rasulullah,” ujar Agung membuka sambutannya.
Ia mengungkapkan sebelum menghadiri kegiatan Safari Ramadan di masjid tersebut, dirinya sempat berdiskusi dengan Majelis Ulama Indonesia (MUI) terkait rencana pengembangan Masjid Agung Ar-Rahman, termasuk rencana pembukaan akses baru menuju Jalan Tuanku Tambusai.
“Tadi sebelum kami berada di sini, kami singgah sebentar di kantor MUI, kebetulan hadir juga Sekretaris MUI. Terima kasih banyak tadi kami diskusi, tentu tentang bagaimana pelebaran tentang Masjid Ar-Rahman ini. Tadi disampaikan bagaimana yang untuk akses ke Jalan Nangka. Insyaallah Pak Sekda, ini juga sudah dari tahun ke tahun menjadi PR kita. Mudah-mudahan tahun ini bisa kita konkretkan dan tahun depan bisa kita beli untuk akses pelebaran Masjid Ar-Rahman ini,” jelasnya.
Agung juga menyampaikan bahwa Safari Ramadan yang dilaksanakan pemerintah kota bertujuan mempererat silaturahmi sekaligus menyerap aspirasi masyarakat untuk pembangunan Kota Pekanbaru ke depan.
Ia mengatakan kegiatan tersebut sudah menjadi agenda rutin pemerintah selama Ramadan.
“Bapak, Ibu sekalian seluruh peserta dan juga masyarakat yang hadir, Saya bersama Ibu Sulastri mungkin biasanya jarang berada di Masjid Ar-Rahman, tapi kebanyakan memang ibu-ibu yang selalu melaksanakan pengajian, apalagi dengan giatnya BKMT ini,” ujarnya.
Menurutnya, kegiatan Safari Ramadan bukan sekadar kegiatan seremonial, tetapi menjadi wadah bagi pemerintah untuk mendengar langsung aspirasi masyarakat.
“Kami berharap kegiatan Safari Ramadan ini bukan hanya sekadar kegiatan seremonial saja, tapi tentu bagaimana kami lebih mendekatkan diri kepada Bapak, Ibu sekalian untuk menyerap aspirasi yang menjadi bagian arah kompas kebijakan kami ke depan dalam membangun Kota Pekanbaru,” ungkapnya.
Dalam kesempatan tersebut, Agung juga menyampaikan bahwa dirinya bersama Wakil Wali Kota Markarius Anwar telah satu tahun memimpin Kota Pekanbaru. Selama periode tersebut, pemerintah berupaya meletakkan fondasi pembangunan yang kuat untuk kota ini.
“Dapat kami sampaikan bahwa alhamdulillah saya dan Pak H. Markarius ini Bapak, Ibu sekalian, sudah satu tahun diberikan amanah untuk memimpin Kota Pekanbaru. Kami sadar dan kami tahu bahwa dalam satu tahun kepemimpinan ini, masih banyak yang belum terwujud, baik itu tentang pembangunan. Tapi setidaknya tahun 2025 kita sudah menyelesaikan dan mendirikan pondasi yang cukup kokoh untuk membangun Kota Pekanbaru yang lebih baik lagi,” katanya.
Baca Juga: Ketersediaan Bapok, Listrik, dan Fasilitas Transportasi Jelang Idulfiti di Meranti Aman Terkendali
Salah satu capaian yang disampaikan Agung adalah penyelesaian utang daerah sebesar Rp470 miliar yang sebelumnya menjadi beban keuangan pemerintah kota selama hampir satu dekade.
“Hutang Rp470 miliar yang hampir satu dekade tidak pernah diselesaikan, yang selalu menjadi warisan-warisan dari pemimpin sebelumnya, dan tahun ini Rp470 miliar itu di tahun 2025 bisa selesai,” ucapnya.
Ia juga mengungkapkan bahwa Pendapatan Asli Daerah (PAD) Kota Pekanbaru mengalami peningkatan signifikan dari Rp800 miliar menjadi Rp1,2 triliun.
“Tidak hanya itu, bahkan Pendapatan Asli Daerah juga meningkat dari Rp800 miliar menjadi Rp1,2 triliun,” ujarnya.
Selain itu, dalam Safari Ramadan tersebut Wali Kota juga menyampaikan sejumlah program yang dapat dimanfaatkan masyarakat, salah satunya program pemasangan 1.000 titik WiFi gratis tanpa menggunakan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD).
“Ada beberapa program Pemerintah Kota Pekanbaru yang bisa diusulkan, yaitu dalam waktu dekat ini tentang pemasangan 1.000 titik WiFi gratis tanpa APBD. Ini bisa Bapak, Ibu usulkan melalui kantor kelurahan maupun kantor kecamatan. Dan nanti dilengkapi juga dengan TV 43 inci, yaitu untuk bagaimana memberikan pengetahuan dan juga memberikan informasi tentang program-program Pemerintah Kota Pekanbaru,” jelasnya.
Dalam kesempatan itu, Pemerintah Kota Pekanbaru juga menyalurkan berbagai bantuan kepada masyarakat dan masjid. Bantuan tersebut di antaranya bantuan pembangunan untuk Masjid Dawatul Islam sebesar Rp100 juta.
Selain itu, pemerintah juga menyalurkan santunan anak yatim sebesar Rp1 juta per anak, bantuan dari Baznas sebesar Rp10 juta untuk masjid, serta beasiswa bagi siswa kurang mampu.
“Dan juga ada beasiswa untuk anak SD dan SMP yang tidak mampu, satu orang akan mendapatkan 1 juta rupiah dan 750 ribu untuk anak SD. Dan juga ada biaya uang tunai sebesar 10 juta, 5 juta dari Bank Riau, 5 juta dari CSR Pemerintah Kota Pekanbaru,” tambahnya.
Sementara itu, tokoh masyarakat sekaligus pembina Masjid Dawatul Islam Kompol Ulil Azmi menyampaikan apresiasi atas perhatian Pemerintah Kota Pekanbaru terhadap masyarakat melalui kegiatan Safari Ramadan.
“Pertemuan kita ini menjadi suatu rahmat dan rida dari Allah Subhanahu wa Ta'ala. Amin ya rabbal alamin. Mohon izin kepada Bapak pengurus yang ada di Sukajadi,” ujarnya.
Ia juga mengaku bangga dengan kepemimpinan Wali Kota Pekanbaru yang dinilai telah menunjukkan hasil pembangunan, termasuk perbaikan infrastruktur jalan di wilayah Sukajadi.
“Kami bangga dan terharu terhadap Bapak Wali Kota kita ini. Mudah-mudahan acara berikutnya seperti ini juga karena kita dapat berkumpul bersama. Kalau Safari ke masjid-masjid kemungkinan yang datang hanya sedaerah itu saja. Kalau sekarang kita bisa mengenali siapa-siapa yang ada di depan kita ini dan dapat untuk menambah wawasan dan pengetahuan kita,” katanya.
Menurutnya, masyarakat juga merasakan dampak pembangunan yang telah dilakukan pemerintah kota, terutama perbaikan jalan yang kini lebih nyaman dilalui. “Untuk itu dan juga kami sudah merasa bahwa Wali Kota kita ini sudah nampak pembangunannya, jalan kami di Sukajadi sana sudah licin dan enak membawa kendaraan. Tidak ada lagi, tidak ada lagi masalah-masalah kecelakaan lalu lintas. Bersyukur kita mudah-mudahan Bapak Wali Kota ini bisa melanjutkan pembangunan-pembangunan yang ada di Kota Madya Pekanbaru ini,” tutupnya.(ali)
Editor : Edwar Yaman