Pekanbaru (RIAUPOS.CO) - Antrean kendaraan untuk pengisian bahan bakar minyak (BBM) jenis solar masih terlihat di sejumlah Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU) di Riau, Ahad (8/3). Namun, Pemerintah Provinsi (Pemprov) Riau memastikan stok BBM aman.
Tak hanya itu, Pelaksana Tugas (Plt) Gubernur Riau (Gubri) SF Hariyanto juga memastikan stok BBM di wilayah Provinsi Riau berada dalam kondisi aman. Kepastian ini diberikan guna mengantisipasi lonjakan konsumsi energi menjelang perayaan Idulfitri 1447 H yang tinggal menghitung hari.
Plt Gubri menegaskan, koordinasi lintas sektor terus diperkuat demi kenyamanan warga. Menanggapi berbagai rumor yang beredar di media sosial, ia meminta masyarakat untuk tetap tenang dan tidak mudah terprovokasi oleh isu-isu yang tidak valid.
“Ada isu mengenai stok BBM akan langka dan habis, itu tidak benar. Pemprov Riau memastikan ketersediaan pasokan sangat mencukupi untuk memenuhi kebutuhan mobilitas masyarakat hingga hari lebaran nanti,” katanya, Ahad (8/3).
Sebagai langkah konkret, Plt Gubri telah menginstruksikan Sekretaris Daerah (Sekda) Provinsi Riau bersama jajaran instansi terkait untuk melakukan komunikasi intensif dengan pihak penyedia energi.
Langkah ini mencakup pengiriman surat resmi dan pemanggilan manajemen Pertamina Patra Niaga Regional Sumatera Bagian Utara (Sumbagut) guna mendapatkan laporan terkini mengenai ketahanan stok di setiap SPBU.
“Sudah saya minta Pak Sekda untuk menyurati dan memanggil Pertamina mengenai update stok bahan bakar kita secara detail. Masyarakat tak perlu risau atau melakukan panic buying karena pemerintah provinsi akan mengupayakan segala kebutuhan energi masyarakat terpenuhi tanpa kendala,” ujarnya.
Masih Antre
Di SPBU Jalan SM Amin, Pekanbaru tepatnya di dekat Kantor Pajak, antrean kendaraan tampak masih mengular. Pantauan di lokasi menunjukkan kendaraan didominasi truk dan mobil berbahan bakar solar yang mengantre di jalur pengisian.
Meski antre, kendaraan tetap bergerak perlahan sehingga pengendara tidak harus menunggu terlalu lama. “Tidak terlalu antre panjang, ini tetap bergerak perlahan,” ungkap Andi, salah seorang pengendara yang ikut mengantre untuk mengisi solar di SPBU tersebut.
Sementara itu, petugas SPBU terlihat terus melayani pengisian bahan bakar bagi kendaraan yang datang secara bergantian. Aktivitas pengisian berjalan normal meski jumlah kendaraan yang antre cukup banyak.
Sejumlah pengendara berharap pasokan solar tetap terjaga sehingga antrean tidak semakin panjang, terutama menjelang aktivitas masyarakat yang meningkat selama bulan Ramadan.
Di SPBU Jalan Kaharuddin Nasution ujung Pekanbaru juga demikian. Antrean kendaraan yang ingin mengisi solar masih terlihat, terutama truk bermuatan berat dan dump truk. Meski demikian, antrean yang terjadi tidak sampai mengular panjang seperti yang pernah terjadi pada waktu sebelumnya.
Sebagian besar kendaraan yang mengantre merupakan truk angkutan barang yang menggunakan solar sebagai bahan bakar utama. Para sopir memilih menunggu di jalur khusus pengisian solar hingga mendapatkan giliran.
Sementara itu, untuk pengisian BBM jenis pertalite, kondisi di SPBU relatif normal. Kendaraan yang datang dapat langsung melakukan pengisian tanpa harus menunggu antrean panjang.
Di SPBU Pasirpengaraian Mulai Lancar
Antrean kendaraan bermotor di SPBU Jalan Tuanku Tambusai Desa Pematang Berangan dan Jalan Lingkar Km 4 Pasirpengaraian, Kecamatan Rambah, Kabupaten Rokan Hulu (Rohul) mulai berkurang, Ahad (8/3).
Meski masih ada kendaraan yang antre untuk mengisi solar, namun kondisinya tidak lagi mengular hingga ke badan jalan seperti yang terjadi beberapa hari lalu dan pengisian BBM terlihat berjalan lancar.
Pantauan Riau Pos, Ahad (8/3) siang dan malam, antrean kendaraan masih terlihat pada pengisian solar, baik kendaraan roda empat, roda enam maupun kendaraan angkutan lainnya. Sementara untuk pertalite, tidak terlihat padatnya kendaraan yang antre.
Firman, salah seorang pengendara roda empat yang ikut antre di SPBU Jalan Tuanku Tambusai Pasirpengaraian, Ahad (8/3) menyebutkan, antrean tidak lama. “Antre tidak memakan waktu lama saat mengisi solar, paling lama sekitar 10-15 menit, kecuali dua hari lalu memang cukup lama kita antri. Kalau pertalite normal saja,” ujarnya.
Ia menduga antrian kendaraan untuk mengisi solar terjadi karena stok BBM solar di SPBU Jalan Lingkar sempat kosong, sehingga banyak kendaraan yang beralih mengisi BBM di SPBU Jalan Tuanku Tambusai.
Sementara itu, salah seorang petugas pengisian BBM di SPBU di Jalan Tuanku Tambusai yang tidak mau menyebutkan namanya mengatakan, aktivitas pengisian BBM hingga saat ini berjalan lancar tanpa kendala. “Hanya saja stok atau kuota BBM untuk SPBU pada bulan ini memang dibatasi, seperti solar” ujarnya.
Meski antrean masih terlihat, situasi di sejumlah SPBU di Pekanbaru pada Ahad (8/3) malam, tersebut dinilai masih terkendali dan tidak menimbulkan kemacetan panjang di sekitar lokasi pengisian BBM.
Di sisi lain, Pertamina Patra Niaga Regional Sumbagut menyatakan telah mengaktifkan Satuan Tugas (Satgas) Ramadan dan Idulfitri. Pihak Pertamina melakukan langkah antisipasi melalui strategi build up stock atau penambahan cadangan volume di terminal-terminal BBM.
Hal ini dilakukan untuk mengimbangi potensi peningkatan konsumsi harian yang biasanya melonjak tajam saat arus mudik berlangsung. Selain menambah stok, Pertamina juga memastikan kesiapan seluruh sarana dan fasilitas distribusi, mulai dari truk tangki hingga keandalan mesin pompa di SPBU.
Langkah mitigasi ini dirancang agar penyaluran energi di wilayah Sumatera Bagian Utara, khususnya Riau, dapat berjalan lancar, aman, dan terukur meskipun terjadi kepadatan lalu lintas di jalur-jalur utama. Pertamina juga terus menjalankan optimasi distribusi melalui sistem digitalisasi pemantauan stok secara real-time.
Dengan pengawasan ini, setiap titik yang mengalami penipisan stok dapat segera disuplai kembali sebelum habis. Komitmen ini merupakan bagian dari tanggung jawab Pertamina sebagai perusahaan energi terintegrasi yang didukung penuh oleh rantai bisnis dari sektor hulu hingga hilir.
Pertamina Patra Niaga Regional Sumbagut memastikan distribusi BBM kepada masyarakat tetap berjalan untuk menjaga ketersediaan energi di wilayah Bengkalis dan sekitarnya. Penyaluran BBM dari terminal hingga ke SPBU terus dilakukan secara berkelanjutan dan terukur agar kebutuhan masyarakat dapat terpenuhi.
Area Manager Communication, Relations & CSR Pertamina Patra Niaga Regional Sumbagut Fahrougi Andriani Sumampouw menyampaikan, terkait adanya antrean di sejumlah SPBU, kondisi tersebut dipengaruhi oleh adanya penyesuaian mekanisme pembelian BBM yang mengacu pada kebijakan terbaru dari Badan Pengatur Hilir Minyak dan Gas Bumi (BPH Migas).
“SPBU sebagai lembaga penyalur BBM menjalankan operasional sesuai dengan regulasi yang telah ditetapkan oleh pemerintah, terutama berkaitan dengan persyaratan pembelian BBM bagi pihak tertentu,” ungkapnya.
Ia menjelaskan, Pertamina Patra Niaga terus berkoordinasi dengan pemerintah daerah serta BPH Migas untuk mencari solusi bagi masyarakat sekaligus mengantisipasi masyarakat yang belum terakomodir dalam peraturan BPH Migas maupun melalui Aplikasi XStar. Ketersediaan stok BBM di wilayah tersebut juga selalu dijaga dalam kondisi aman untuk memenuhi kebutuhan masyarakat.
Pertamina Patra Niaga berkomitmen untuk terus memastikan ketersediaan energi bagi masyarakat sekaligus mengimbau masyarakat agar membeli BBM sesuai kebutuhan serta mematuhi ketentuan yang berlaku demi menjaga proses penyaluran di SPBU tetap tertib dan lancar. Pertamina Patra Niaga Regional Sumbagut berkomitmen memastikan masyarakat dapat mengakses energi dengan aman dan tepat, khususnya menjelang Ramadan dan Idulfitri.
“Kami terus melakukan berbagai langkah koordinasi dan pemantauan di lapangan agar penyaluran BBM tetap berjalan lancar sehingga kebutuhan energi masyarakat dapat terpenuhi. Hal ini merupakan bagian dari komitmen Pertamina Patra Niaga untuk memberikan layanan terbaik bagi masyarakat dengan semangat melayani sepenuh hati,” tuturnya.(sol/ilo/dof/epp/das)
Laporan TIM RIAU POS, Pekanbaru