PEKANBARU (RIAUPOS.CO) - Warga Kota Pekanbaru kini memiliki cara baru untuk mendapatkan penghasilan tambahan, yakni dengan menukarkan sampah menjadi uang. Program ini resmi diperkenalkan setelah Wali Kota (Wako) Pekanbaru, Agung Nugroho melakukan soft launching Waste Station di RTH Tunjuk Ajar Integritas, Jalan Ahmad Yani, Jumat (20/3/2026).
Fasilitas Waste Station tersebut menjadi titik awal bagi masyarakat untuk menyetor sampah yang telah dipilah. Sampah yang diserahkan nantinya akan ditimbang oleh petugas, lalu dikonversikan menjadi poin yang memiliki nilai ekonomi.
Untuk mengikuti program ini, masyarakat terlebih dahulu diminta mengunduh aplikasi Rekosistem. Melalui aplikasi tersebut, setiap setoran sampah akan tercatat dan diakumulasi dalam bentuk poin.
Poin yang terkumpul kemudian dapat ditukarkan menjadi uang elektronik. Dana tersebut akan disalurkan melalui dompet digital seperti GoPay dan dapat dimanfaatkan untuk berbagai kebutuhan, termasuk berbelanja.
Wali Kota Agung didampingi Wawako Pekanbaru Markarius Anwar serta unsur Forkopimda Pekanbaru menyebutkan, program ini tidak hanya bertujuan mengurangi volume sampah, tetapi juga membuka peluang ekonomi bagi masyarakat.
Dengan adanya nilai jual pada sampah, diharapkan masyarakat semakin terdorong untuk memilah dan mengelola sampah secara mandiri.
“Dengan sistem ini, sampah tidak lagi dipandang sebagai masalah, tetapi memiliki nilai yang bisa dimanfaatkan. Ini juga bisa menjadi sumber tambahan penghasilan bagi warga,” ujarnya.
Saat ini, Waste Station yang diresmikan masih berada di satu lokasi. Namun, pemerintah kota menargetkan dalam waktu dekat fasilitas serupa akan diperluas hingga ke sejumlah titik lainnya di Pekanbaru.
Selain itu, Pemko Pekanbaru juga tengah melakukan pembenahan di Tempat Pembuangan Akhir (TPA) Muara Fajar.
Pengelolaan sampah di lokasi tersebut akan dikembangkan melalui kerja sama dengan pihak swasta, salah satunya dengan mengolah sampah menjadi gas metana yang berpotensi menjadi sumber pendapatan daerah.
"Melalui berbagai upaya ini, kami berharap persoalan sampah dapat ditangani secara lebih efektif, sekaligus memberikan manfaat ekonomi bagi masyarakat," tutup Wako Agung.(ali)
Editor : Eka G Putra