PEKANBARU (RIAUPOS.CO) - Kementerian Haji dan Umrah (Kemenhaj) Kota Pekanbaru menggelar kegiatan simulasi manasik haji bagi jemaah calon haji sebagai bagian dari pembekalan sebelum keberangkatan ke tanah suci.
Kegiatan ini berlangsung dengan rangkaian tahapan yang disusun menyerupai kondisi riil pelaksanaan ibadah haji.
Simulasi dimulai sejak pukul 08.00 WIB dengan kedatangan jemaah di Arafah dalam keadaan sudah berihram. Para jemaah diarahkan menuju tenda masing-masing sesuai dengan nomor kelompok terbang (kloter).
Baca Juga: Harga Plastik Semua Jenis Naik Sampai 30-40 Persen di Kuansing
Selanjutnya, pada pukul 08.00 hingga 09.00 WIB, jemaah mendapatkan pengarahan dan bimbingan ibadah di Arafah, termasuk pelaksanaan zikir dan doa.
Memasuki pukul 09.00 hingga 10.00 WIB, dilaksanakan kutbah wukuf yang dilanjutkan dengan salat jamak takdim zuhur dan asar. Setelah itu, pada pukul 10.00 hingga 10.30 WIB, jemaah bergerak menuju Muzdalifah untuk persiapan pengambilan batu yang akan digunakan dalam prosesi lempar jumrah.
Rangkaian simulasi berlanjut pada pukul 10.30 hingga 12.00 WIB dengan pergerakan jemaah ke Mina. Di lokasi ini, jemaah mempraktikkan pelaksanaan lempar jumrah aqabah, tahalul awal, serta simulasi melontar jumrah pada hari tasyrik (hari pertama).
Baca Juga: PSPS Pekanbaru Bungkam Sriwijaya 4-0 di Babak Pertama
Setelah rangkaian tersebut, pada pukul 12.00 hingga 13.30 WIB, jemaah diarahkan menuju Masjid Al Firdaus untuk beristirahat, melaksanakan salat zuhur berjamaah, serta makan siang.
Kegiatan kemudian dilanjutkan pada pukul 13.30 hingga 15.00 WIB dengan simulasi pelaksanaan tawaf, sai, dan tahalul akhir di Masjidil Haram.
Seluruh rangkaian simulasi ditutup pada pukul 15.00 WIB, dengan jemaah kembali ke tempat masing-masing.
Baca Juga: Hujan Berhari-hari, Debit Sungai Kuantan Kuansing Naik Lagi
Kepala Kantor Kemenhaj Kota Pekanbaru, Hj Haryati SE MESy Ak, mengatakan kegiatan tersebut merupakan rangkaian akhir manasik haji yang sebelumnya telah dilaksanakan di tingkat kecamatan sejak awal Februari 2026.
"Manasik akbar tahun ini merupakan pelaksanaan kedua di Pekanbaru. Tahun lalu, kegiatan serupa digelar di Masjid Agung dan stadion, sementara tahun ini dipusatkan di Masjid Al Firdaus," ungkap Haryati Jumat (3/4/2026).
Haryati menambahkan, pihaknya telah melakukan berbagai persiapan teknis guna memastikan kelancaran pelaksanaan kegiatan, mulai dari pengaturan alur pergerakan jemaah, penyiapan fasilitas pendukung, hingga koordinasi dengan petugas lapangan.
Baca Juga: Pembangunan Jembatan Merah Putih Kembali Dimulai, Menghubungkan Desa Logas-Ligas Hilir
Ia juga mengimbau seluruh jemaah untuk mengikuti setiap tahapan manasik dengan serius agar memahami prosedur ibadah secara menyeluruh.
“Dengan adanya simulasi ini, kita harapkan jemaah lebih siap, baik secara fisik maupun pemahaman, sehingga pelaksanaan ibadah haji nantinya dapat berjalan lancar dan khusyuk,” tambahnya. (ilo)
Editor : M. Erizal