Riau Pekanbaru Nasional Internasional Hukum Ekonomi Olahraga Berita Hiburan Kesehatan Kriminal Pendidikan Sumatera Politik Perca Liputan Khusus Lingkungan Ladies Kebudayaan Begini Ceritanya Kick Out Hoax Interaktif Gaya Hidup Feature Buku Opini Betuah

Kecelakaan Maut di Jalan Siak II Pekanbaru, Pelangi Vs Minibus, Driver Maxim Tewas

Dofi Iskandar • Senin, 6 April 2026 | 12:13 WIB
Polisi melakukan olah TKP di lokasi kecelakaan lalu lintas di Jalan Siak II, Kecamatan Payung Sekaki, Pekanbaru, Ahad (5/4/2026) sekitar pukul 20.50 WIB. (Satlantas Polresta Pekanbaru)
Polisi melakukan olah TKP di lokasi kecelakaan lalu lintas di Jalan Siak II, Kecamatan Payung Sekaki, Pekanbaru, Ahad (5/4/2026) sekitar pukul 20.50 WIB. (Satlantas Polresta Pekanbaru)

PEKANBARU (RIAU POS.CO) -- Kecelakaan lalu lintas terjadi di Jalan Siak II, tepatnya di depan CV Sinar Menuju Sukses, Kecamatan Payung Sekaki, Pekanbaru, Ahad (5/4/2026) sekitar pukul 20.50 WIB. 

Insiden tragis ini melibatkan satu unit bus dan mobil pribadi yang mengakibatkan satu orang meninggal dunia dan satu lainnya mengalami luka ringan.

Kecelakaan tersebut melibatkan Bus Pelangi bernomor polisi AA 7243 OD dengan minibus BM 1529 JR. Benturan keras terjadi saat kedua kendaraan melaju dari arah berlawanan. Korban meninggal dunia diketahui bernama Candra Cindunata (38), pengemudi minibus yang sehari-hari bekerja sebagai driver Maxim. 

Baca Juga: Lakalantas di Jalan Parit Indah Ujung, Pengendara Sepeda Motor Meninggal Dunia

Ia mengalami luka serius di bagian wajah dan kepala. Korban sempat dilarikan ke RSUD Arifin Achmad, namun nyawanya tidak tertolong.

Sementara itu, penumpangnya, M Azka (14), mengalami luka ringan berupa lecet di bagian bahu, telinga, dan lutut. Saat ini korban masih menjalani perawatan medis.

Kasat Lantas Polresta Pekanbaru, Satrio BW Wicaksana, mengungkapkan bahwa kecelakaan diduga terjadi akibat bus yang mencoba mendahului kendaraan di depannya tanpa ruang gerak yang cukup.

Baca Juga: Dua Hari, Bocah yang Tenggelam Belum Ditemukan

"Dari hasil olah TKP dan keterangan saksi, diduga kendaraan bus saat mendahului mengambil jalur terlalu ke kanan sehingga bertabrakan dengan mobil dari arah berlawanan," ujarnya, Senin (6/4).

Hujan yang turun membuat jarak pandang pengemudi menjadi terbatas, sementara arus lalu lintas saat itu berada dalam kondisi sedang. "Faktor cuaca hujan dan kondisi jalan dua arah juga menjadi perhatian dalam kejadian ini. Kami masih melakukan penyelidikan lebih lanjut, termasuk mencari keberadaan pengemudi bus yang saat ini belum ditemukan," tambahnya.

Akibat kecelakaan tersebut, kedua kendaraan mengalami kerusakan cukup parah di bagian depan. Kerugian materi diperkirakan mencapai sekitar Rp10 juta. Pihak kepolisian masih terus mendalami kasus ini guna memastikan penyebab pasti kecelakaan serta meminta pertanggungjawaban pihak terkait.

Editor : Rinaldi
#driver maxim #bus pelangi #jalan siak ii #kecelakaan maut