PEKANBARU (RIAUPOS.CO) - Pemerintah Kota (Pemko) Pekanbaru melalui Dinas Pendidikan (Disdik) Kota Pekanbaru melakukan pemantauan pelaksanaan Tes Kompetensi Akademik (TKA) hari kedua di SMP Negeri 4 Pekanbaru, Selasa (7/4/2026).
Pemantauan dipimpin Kepala Bidang (Kabid) Pembinaan Pendidikan SMP Disdik Pekanbaru, Desi Andarwati, SIP MSi, didampingi pihak sekolah. Namun, tim tidak dapat memasuki ruang ujian karena aturan ketat yang mengharuskan ruangan steril dan bebas gangguan.
Pengawasan ujian dilakukan secara silang oleh guru dari sekolah lain guna menjaga objektivitas pelaksanaan.
Baca Juga: Ribuan Pengunjung Padati Area Iven Honda Premium Matic Day
“Kita memantau pelaksanaan TKA sejak hari pertama dan hari kedua, secara umum berjalan lancar. Semoga tidak ada kendala bagi peserta didik,” ujar Desi di sela-sela peninjauan.
Selain itu, pemantau dari Dinas Pendidikan Provinsi Riau juga turut hadir untuk memastikan kelancaran kegiatan. Desi menyebut, hingga saat ini jaringan internet yang digunakan dalam pelaksanaan ujian terpantau stabil.
“Untuk jaringan internet terpantau lancar, semoga juga tidak ada kendala,” tambahnya.
Baca Juga: Desak Pengusutan Kematian Mendadak 30 Ton Ikan
Berdasarkan data Disdik Kota Pekanbaru, jumlah peserta TKA mencapai 9.942 siswa SMP negeri dan 4.841 siswa SMP swasta. Sementara itu, program Paket B diikuti oleh 725 peserta dari 1 SKB/SPNF dan 33 PKBM.
Dalam pelaksanaannya, TKA yang merupakan bagian dari Asesmen Skala Nasional (ASN) melibatkan pengawas silang. Tercatat sebanyak 167 pengawas bertugas di SMP negeri dan 129 pengawas di SMP swasta.
Ujian dilaksanakan dalam empat gelombang. Gelombang pertama diikuti 41 SMP negeri dan 62 SMP swasta.
Baca Juga: BNNK Dumai Lakukan Tes Urine Petugas dan WBP Lapas Bengkalis
Gelombang kedua diikuti 41 SMP negeri dan 43 SMP swasta. Gelombang ketiga melibatkan 21 SMP negeri dan 7 SMP swasta, serta gelombang keempat sebanyak 10 SMP negeri dan 6 SMP swasta.
Secara teknis, TKA dirancang untuk mengukur kompetensi dasar siswa, dengan materi meliputi Bahasa Indonesia berbasis literasi dan Matematika berbasis numerasi. Dari total 30 soal, sebagian merupakan penguatan literasi dan numerasi.
Peserta diberikan waktu 75 menit untuk mengerjakan soal. Selain itu, siswa juga mengikuti Survei Karakter dan Survei Lingkungan Belajar, masing-masing selama 20 menit.
Pelaksanaan TKA ini bertujuan untuk mengukur capaian akademik siswa sekaligus menjadi bahan evaluasi dalam meningkatkan mutu pendidikan.(ilo)
Editor : M. Erizal