Pelantikan yang dilaksanakan langsung oleh Ketua Yayasan Hang Tuah Pekanbaru dr H Zainal Abidin MPH tersebut dihadiri Pembina Yayasan Hang Tuah Pekanbaru Hj Ernawati, Dra Hj Rahmi, Sekretaris Yayasan H Moch Sukri SH, Bendahara Yayasan Marlis Saleh SSos, Wakil Rektor II dr Aldiga Rienarti Abidin MKM, Wakil Rektor III Ahmad Satria Efendi SKM MKes, para pimpinan fakultas dan prodi di lingkungan UHTP.
Rektor UHTP Asssoc Prof Ns Lita MKep Phd dalam kesempatan itu mengatakan, kalau ditanya tentang perasaan dirinya menjabat sebagai rektor hanya ada satu kata takut.
‘’Saya takut tidak bisa menjalankan amanah ini, saya takut melukai perasaan banyak orang. Dalam periode 2026-2030 saya memiliki komitmen meningkatkan mutu akademik dan akreditasi program studi menuju unggul yang secara bertahap dan terukur. Memperkuat SDM, mendorong lebih banyak dosen meraih doktor serta guru besar. Meningkatkan produktivitas penelitian dan publikasi internasional serta memperoleh jejaring kolaborasi global. Mengembangkan studi baru adaptif dan relepan. Memperkuat sistem penjain mutu internal sebagai pondasi menuju universitas unggul,’’ ujarnya.
Senada dengan itu, Ketua Yayasan Hang Tuah Pekanbaru dr H Zainal Abidin MPH meminta rektor yang baru dan pimpinan lainnya untuk bisa berkomunikasi ke samping, ke atas dan kebawah. Dengan berkomunikasi tersebut Universitas Hang Tuah Pekanbaru akan berkembang dan maju. ‘’Dalam jangka pendek ini yang kita buru sekarang adalah Pendirian Program Studi S3 Kesehatan Masyarakat (Kesmas),’’ paparnya.
Sementara itu, Mantan Rektor UHTP Prof Dr Syafrani MSi menyebutkan, ibarat rumah, rumah pertamanya adalah Universitas Langcang Kuning (Unilak) sebagai dosen, rumah keduanya adalah UHTP. Saya siap ready dengan UHTP.
Baca Juga: Disdik Riau Instruksikan Sekolah Hemat Energi, Dorong Efisiensi dan Budaya Kerja Produktif
‘’Saya merasakan simbiosis mutualisme di UHTP dapat berjalan dengan baik. Saya mendapat dukungan yang sangat baik. SDM UHTP sebagian besar adalah generasi muda yang sangat mudah ditata. Mereka tidak macam-macam,’’ terangnya.(nto/c)
Editor : Edwar Yaman