PEKANBARU (RIAUPOS.CO) – Wali Kota (Wako) Pekanbaru, Agung Nugroho berencana menata kawasan Daerah Aliran Sungai (DAS) dibawah Jembatan Siak I yang selama ini masih ditempati bangunan liar di lokasi tersebut. Dia sudah turun langsung meninjau kawasan tersebut Senin (6/4/2026) awal pekan ini.
Wako Agung Nugroho, Kamis (9/4/2026) mengungkapkan, berdasarkan informasi dari Balai Sungai, area di sepanjang tepian Sungai Siak merupakan wilayah DAS yang tidak diperkenankan untuk didirikan bangunan permanen.
Oleh karena itu, Pemerintah Kota (Pemko) Pekanbaru akan melakukan penataan kawasan dengan pendekatan persuasif kepada masyarakat yang saat ini tinggal di sana.
Baca Juga: Distribusi Terlambat, Elpiji 3 Kg Langka di Meranti
“Kami sudah berkomunikasi dengan pemilik bangunan dan warga. Alhamdulillah mereka bersedia direlokasi, dengan syarat dipindahkan ke tempat yang layak dan tanpa biaya,” kata Agung.
Ia merinci, terdapat 11 kepala keluarga (KK) yang menghuni kawasan tersebut. Sebagai solusi, Pemko Pekanbaru telah menyiapkan relokasi ke rumah susun sederhana sewa (rusunawa), agar warga tetap memperoleh hunian yang lebih layak.
Setelah proses pemindahan warga selesai, kawasan di bawah Jembatan Siak I akan ditata menjadi ruang terbuka hijau biru (RTHB). Penataan ini akan didukung melalui program corporate social responsibility (CSR) dari sejumlah perusahaan.
Luas area yang akan dikembangkan diperkirakan mencapai sekitar satu hektare. Nantinya, kawasan ini dirancang sebagai ruang publik yang dapat dimanfaatkan masyarakat untuk berolahraga maupun beraktivitas rekreasi.
Menurut Agung, pembangunan taman tersebut ditargetkan rampung pada tahun ini. Ia menegaskan bahwa pembangunan tidak hanya mengandalkan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD), melainkan juga melibatkan peran dunia usaha melalui skema CSR.
“Dana CSR dari perusahaan akan dimanfaatkan untuk pembangunan taman sekaligus air mancur. Bahkan, ke depan direncanakan akan ada air mancur dengan iringan musik di atas Jembatan Siak I, sehingga masyarakat dapat menikmati suasana santai di tepian Sungai Siak,” jelasnya.
Baca Juga: Suka Makan Buah? Ini 6 Manfaat bagi Tubuh Jika Rutin Konsumsi Aneka Buah
Agung Nugroho menambahkan, total dukungan CSR untuk proyek penataan kawasan tersebut diperkirakan mencapai sekitar Rp5 miliar. Pemko Pekanbaru berharap keberadaan taman ini nantinya bisa menjadi ruang publik baru yang nyaman dan representatif bagi masyarakat.
Ia juga mengajak seluruh warga untuk ikut menjaga dan merawat fasilitas yang akan dibangun.
"Sehingga kawasan tepian Sungai Siak dapat berkembang menjadi ikon baru kota sekaligus ruang bersama yang memberikan manfaat luas bagi masyarakat," tutupnya.(ali)
Editor : Edwar Yaman