PEKANBARU (RIAUPOS.CO) — Wajah haru bercampur bahagia tak bisa disembunyikan Sandro Gutmen Manurung saat menerima satu unit sepeda motor pengganti. Bagi pria penyandang disabilitas itu, kendaraan tersebut bukan sekadar alat transportasi, melainkan penopang hidup untuk bekerja, sekaligus mengantar anaknya pergi ke sekolah.
“Bahagia kalilah gitu saya. Kupakai ini motor,” ujarnya pada Riau Pos, Rabu (8/4/2026).
Sandro mengaku tak pernah menyangka peristiwa yang menimpanya pada 1 Maret 2026 lalu akan berujung pada perhatian langsung dari Wali Kota Pekanbaru, Agung Nugroho. Saat itu, sepeda motor miliknya hilang dicuri saat diparkir.
Baca Juga: Dijemput Masyarakat di Polsek Kuantan Hilir, Kapolres Kuansing Minta Pelaku PETI Menyerahkan Diri
Sebagai tulang punggung keluarga yang bekerja serabutan, termasuk membantu parkir, kehilangan itu menjadi pukulan berat.
“Awalnya kan tidak nyangka…,” katanya mengingat kejadian tersebut.
Ia pun melaporkan peristiwa itu ke polisi dan mendapatkan surat tanda penerimaan laporan (STPL). Namun, di tengah upaya mencari keadilan, ia juga mencoba cara lain, mengunggah rekaman CCTV dan kisahnya ke media sosial. Dalam video singkat, ia berharap pesannya sampai kepada Wali Kota.
Baca Juga: Kemenangan Pertama Atletico Madrid di Camp Nou dalam 20 Tahun, Diego Simeone Sampaikan Hal Ini
Harapan itu ternyata tak sia-sia. Ahad (5/4/2026) Sandro dihubungi. Ia menduga, unggahannya yang banyak menandai akun wali kota menjadi jalan pembuka. Komunikasi pun berlanjut. Seorang relawan, Yogi Muhammad Iqbal, Direktur Eksekutif Young Muslim International Foundation (YMI Foundation) turut membantu menjembatani, hingga akhirnya data seperti KTP dan STPL ia kirimkan.
“Langsung dibalasnya, ditanya alamat saya, beliau mau ke rumah,” ujarnya.
Proses bergerak cepat. Hanya berselang tiga hari sejak komunikasi intens dimulai, kabar baik itu datang. Pada Rabu (8/4/2026), Sandro diminta datang ke markas TRC di Jalan Melur untuk menerima sepeda motor pengganti.
Baca Juga: RS Awal Bros Group-BRI Life Hadirkan Standar Baru Layanan Kesehatan Premium
Di sana, ia bertemu langsung dengan Wali Kota Pekanbaru yang menyerahkan bantuan tersebut, didampingi sang istri Sulastri Agung dan jajaran OPD Pemko Pekanbaru.
“Senang sekali melihat beliau bisa tersenyum kembali saat mencoba motor barunya tadi,” kata Wako Agung Nugroho.
Menurutnya, keputusan memberikan bantuan itu dilandasi keinginan agar warganya tidak terlalu lama terpuruk dalam kesedihan. Ia ingin Sandro bisa segera kembali menjalani aktivitas sehari-hari. “Beberapa hari lalu, saya melihat video viral tentang salah satu warga kita penyandang disabilitas yang tertimpa musibah kehilangan motor. Saya ingin beliau tidak terlalu lama larut dalam kesedihan dan bisa segera kembali beraktivitas dengan lancar,” ujarnya.
Agung berharap, bantuan tersebut benar-benar memberi manfaat nyata bagi kehidupan Sandro ke depan. Ia juga menegaskan komitmen Pemerintah Kota Pekanbaru untuk terus hadir membantu warga yang mengalami kesulitan.
“Semoga motor ini bermanfaat dan memudahkan segala urusan Bapak ke depannya. Kami di Pemerintah Kota akan terus berusaha hadir untuk membantu warga,” tambahnya.
Bagi Sandro, bantuan itu lebih dari sekadar pengganti barang yang hilang. Motor tersebut akan kembali menjadi bagian penting dalam kesehariannya, mengantar anaknya yang kini duduk di kelas 2 SD, sekaligus menopang pekerjaan serabutan yang ia jalani.
Di akhir pertemuan, ia hanya bisa menyampaikan doa sederhana.
“Harapan untuk Pak Wali, sukses dengan kepemimpinannya, panjang umur, dan berguna bagi banyak orang,” ucapnya.(ali)