PEKANBARU (RIAUPOS.CO) -- Wali Kota Pekanbaru H Agung Nugroho SE MM menyampaikan duka cita mendalam atas musibah yang menimpa Aryadi Garsidi, warga yang meninggal dunia akibat terseret arus banjir di kawasan Sidomulyo, Jumat (10/4/2026) malam.
"Atas nama Pemerintah Kota Pekanbaru, saya menyampaikan belasungkawa yang sedalam-dalamnya kepada keluarga almarhum. Semoga almarhum husnul khatimah dan keluarga yang ditinggalkan diberikan ketabahan," ujarnya, Sabtu (11/4/2026).
Wako Agung mengapresiasi gerak cepat Tim SAR gabungan yang telah melakukan pencarian sejak dini hari hingga akhirnya korban berhasil ditemukan. Menurutnya, kerja sama lintas instansi dalam situasi darurat seperti ini sangat penting dan patut diapresiasi.
"Kami berterima kasih kepada seluruh tim yang terlibat, mulai dari SAR, TNI-Polri, BPBD hingga relawan yang telah bekerja maksimal di lapangan. Ini menunjukkan kepedulian dan solidaritas kita," tambahnya.
Ia juga mengimbau masyarakat agar lebih berhati-hati saat melintasi jalan yang tergenang air, terutama pada malam hari, guna menghindari kejadian serupa.
"Kami minta warga tidak memaksakan diri melintas di jalan yang tergenang dengan arus deras. Keselamatan harus menjadi yang utama," tuturnya.
Baca Juga: Pasca-Aksi Unjuk Rasa di Panipahan, Kapolres Rohil Tegaskan Komitmen Berantas Peredaran Narkoba
Lebih lanjut, Agung menegaskan pemerintah kota tetap akan terus memperkuat sistem drainase serta penanganan banjir, khususnya di titik-titik rawan seperti kawasan permukiman yang saat ini memang merupakan prioritas pihaknya.
"Kami akan terus melakukan evaluasi menyeluruh terhadap kondisi drainase dan aliran air di Kota Pekanbaru. Penanganan banjir menjadi prioritas kami, baik melalui normalisasi parit, peningkatan infrastruktur, maupun edukasi kepada masyarakat agar lebih waspada saat kondisi cuaca ekstrem," jelasnya.
Editor : Rinaldi