PEKANBARU (RIAUPOS.CO) - Wakil Wali Kota Pekanbaru, Markarius Anwar, kembali mengingatkan pihak sekolah, khususnya tingkat SD dan SMP, agar tidak menggelar acara perpisahan siswa secara berlebihan yang berpotensi membebani orang tua.
Ia menegaskan, imbauan tersebut sejatinya bukan hal baru. Pemerintah Kota Pekanbaru telah menyampaikan hal serupa sejak tahun sebelumnya sebagai bentuk kepedulian terhadap kondisi ekonomi masyarakat.
”Sebetulnya sama dengan tahun lalu, kita sudah mengimbau. Kita tidak ingin ada acara-acara perpisahan yang memberatkan wali murid, apalagi melihat kondisi ekonomi saat ini,” ujar Markarius, Senin (13/4).
Selain pertimbangan ekonomi, Pemko Pekanbaru juga tengah mendorong efisiensi, termasuk dalam penggunaan energi. Oleh karena itu, kegiatan yang bersifat seremonial dan mengedepankan kemewahan dinilai tidak sejalan dengan semangat penghematan tersebut.
Markarius menyoroti praktik perpisahan yang kerap digelar di hotel atau tempat mewah lainnya, yang umumnya dilakukan oleh sekolah swasta. Ia berharap ke depan kegiatan seperti itu dapat disesuaikan agar lebih sederhana dan tidak menimbulkan beban tambahan bagi orang tua siswa.
”Kita berharap sekolah-sekolah, terutama swasta, bisa menyesuaikan. Jangan lagi bermewah-mewah, misalnya membuat acara di hotel yang justru memberatkan wali murid,” tegasnya.
Ia juga menambahkan, untuk sekolah negeri, aturan terkait larangan kegiatan yang membebani wali murid sudah jelas dan tegas.(ali)
Editor : Arif Oktafian