PEKANBARU (RIAUPOS.CO) - Pemerintah Kota (Pemko) Pekanbaru mulai menyusun keperluan formasi Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) tahun 2026. Penyusunan ini dilakukan menyusul permintaan pemerintah pusat agar daerah mengajukan usulan sesuai kebutuhan masing-masing.
Kepala BKPSDM Kota Pekanbaru Samto mengatakan, hingga saat ini pihaknya masih dalam tahap penghitungan kebutuhan pegawai di setiap organisasi perangkat daerah (OPD).
”Sekarang kita masih menyusun dan menghitung keperluan formasi yang akan diajukan ke pusat, disesuaikan dengan kondisi riil di OPD,” ujarnya, Selasa (14/4).
Menurutnya, proses perhitungan tersebut tidak terlepas dari keberadaan tambahan Aparatur Sipil Negara (ASN) melalui skema Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) yang telah lebih dulu direkrut.
Baca Juga: 59 CPNS Rohul Formasi 2024-2025 Terima SK, Sekda Muhammad Zaki Ingatkan Hal Ini
”Karena sudah ada tambahan ASN dari PPPK, tentu ini menjadi bahan pertimbangan dalam menentukan jumlah formasi CPNS yang diusulkan,” jelasnya.
Ia menyebutkan, keperluan ASN di lingkungan Pemko Pekanbaru saat ini masih didominasi oleh sektor pelayanan dasar, terutama tenaga kesehatan dan tenaga pendidik.
”Untuk saat ini, yang paling banyak diperlukan masih di sektor kesehatan dan pendidikan,” katanya.
Baca Juga: Empat Lulusan STTD Terima SK Pengangkatan CPNS
Meski usulan formasi tengah disiapkan, Samto menegaskan bahwa pembukaan seleksi CPNS sepenuhnya menjadi kewenangan pemerintah pusat. Daerah hanya sebatas mengajukan keperluan.
”Kita menunggu kebijakan resmi dari pusat. Kalau nanti dibuka, tentu kita siap dengan usulan formasi yang sudah disusun,” tutupnya.
Secara nasional, pemerintah memang memberi sinyal akan memprioritaskan formasi tenaga kesehatan dan guru pada seleksi CPNS 2026. Namun, kepastian jadwal pelaksanaan masih menunggu keputusan kementerian terkait.(yls)
Laporan JOKO SUSILO, Pekanbaru
Editor : Arif Oktafian