PEKANBARU (RIAUPOS) - Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Pekanbaru memastikan situasi kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di Kota Pekanbaru cenderung terkendali. Di mana, sejak Januari lalu, tercatat ada 58 kejadian karhutla.
”Alhamdulillah sejauh ini karena kondisi cuaca di Pekanbaru masih terus diguyur hujan, jadi potensi karhutla juga sedikit tertangani. Tapi kita sempat melakukan pemadaman lahan terbakar beberapa pekan lalu,” ucap Kepala Pelaksana BPBD Kota Pekanbaru, Iwa Gemino, Kamis (16/4).
Meksipun begitu diungkapkan Iwa, pihaknya menyadari bahwa lahan yang terbakar di Kota Pekanbaru semakin meluas sejak Januari 2026. Dari hasil penanganan kebakaran lahan selama hampir empat bulan ini luas lahan terbakar di Kota Pekanbaru mencapai 32,9 hektare.
Baca Juga: Sepanjang 2026, Polda Riau Tetapkan 19 Tersangka Karhutla, Ungkap 18 Kasus
Pihaknya sudah menangani pemadaman lahan terbakar sejak Januari hingga awal April 2026, sekitar 58 kejadian kebakaran lahan.
”Masalah karhutla bukan hanya tanggung jawab pemerintah tapi juga masyarakat. Itu sebabnya
kami mengimbau warga, agar tidak membuka lahan dengan cara membakar, supaya kebakaran lahan tidak lagi meluas. Dan ikut bersama-sama menjaga lingkungan sekitar dari bahaya karhutla.
”Jika mengetahui adanya karhutla segera menghubungi call center Pekanbaru Aman 112. Pemko Pekanbaru selama 24 jam siap memberikan pelayanan emergency kepada masyarakat Kota Pekanbaru,” ujarnyanya.(ayi)
Editor : Arif Oktafian