PEKANBARU (RIAUPOS.CO) -- Wali Kota (Wako) Pekanbaru, Agung Nugroho memberikan pernyataan serius terkait maraknya kasus pencurian fasilitas umum, khususnya kabel dan panel lampu Penerangan Jalan Umum (PJU).
Ia menyayangkan aksi orang tak dikenal (OTK) yang dinilai sangat merugikan masyarakat. "Sudah kita lapor polisi. Kabel-kabel PJU ini banyak dicuri," kata Agung, Jumat (17/4/2026).
Menurutnya, Pemerintah Kota Pekanbaru juga akan memperkuat sistem pengawasan, salah satunya dengan menambah CCTV di sejumlah titik rawan. Namun, ia mengakui pencurian kabel turut berdampak pada sistem pengawasan tersebut.
Baca Juga: Satpol PP Pekanbaru Bakal Tertibkan PKL di Jalan HR Soebrantas, Utamakan Pendekatan Humanis
"Kita juga memperkuat CCTV untuk pengawasan. Tapi sebagian juga terpengaruh, karena ketika kabel dicabut, CCTV ikut mati," jelasnya.
Sebelumnya, sejumlah panel dan kabel PJU di Jalan Sekolah, Tampan, Kecamatan Payung Sekaki dicuri. Akibatnya, lampu jalan di kawasan tersebut sempat padam dan membuat kondisi jalan menjadi gelap gulita.
Kasus serupa bukan kali pertama terjadi. Pencurian kabel dan panel PJU juga pernah terjadi di Jalan SM Amin dan Jalan Jenderal Sudirman Ujung.
Baca Juga: Wako Agung Nugroho Akan Telusuri Kelangkaan MinyaKita di Pasar
Agung menjelaskan, pencurian kabel ini berdampak luas karena jaringan PJU saling terhubung. Jika satu bagian dicuri, maka lampu di titik lain juga bisa ikut padam.
Ia pun mengajak seluruh masyarakat untuk bersama-sama menjaga fasilitas umum agar tidak dirusak atau dicuri oleh pihak yang tidak bertanggung jawab.
Editor : Rinaldi