PEKANBARU (RIAUPOS.CO) - Satu titik lubang akibat jalan yang amblas terlihat di Jalan Jenderal Sudirman depan Kantor Gubernur Riau (Gubri). Kondisi ini menimbulkan kekhawatiran bagi para pengguna jalan, mengingat lokasi tersebut merupakan salah satu ruas utama dengan tingkat lalu lintas yang cukup padat setiap harinya.
Berdasarkan pantauan di lapangan, Selasa (21/4), lubang yang terbentuk terlihat cukup dalam dengan diameter sekitar satu meter dan berpotensi semakin lebar.
Posisi lubang berada tidak jauh dari gerbang pintu masuk Kantor Gubernur Riau, sehingga bisa membahayakan pengendara, terutama sepeda motor yang melintas dengan kecepatan tinggi atau saat kondisi jalan ramai.
Pengendara yang melintas harus memperlambat laju kendaraan untuk menghindari lubang tersebut. Bahkan, beberapa di antaranya nyaris terperosok karena tidak menyadari keberadaan lubang sejak awal. Apalagi tidak ada tanda peringatan dipasang di sekitar lokasi.
”Ini sangat berbahaya. Apalagi kalau malam hari sangat berbahaya kalau tidak ada penerangan yang cukup. Bisa-bisa pengendara jatuh karena tidak terlihat,” ujar Rahmat ujar salah seorang pengendara yang melintas.
Baca Juga: Jalan Jenderal Sudirman Pekanbaru di Depan Kantor Gubernur Amblas, Keselamatan Pengendara Terancam
Ia berharap instansi terkait segera turun tangan untuk melakukan perbaikan. Mengingat lokasi jalan berada di pusat kota dan dekat dengan kantor pemerintahan, kerusakan tersebut dinilai tidak boleh dibiarkan berlarut-larut.
Pengendara cenderung mengurangi kecepatan secara mendadak, sehingga mengganggu kelancaran arus lalu lintas di sepanjang Jalan Jenderal Sudirman Pekanbaru.
Hingga berita ini diturunkan, belum terlihat adanya upaya perbaikan dari pihak terkait. Masyarakat berharap pemerintah daerah segera mengambil langkah cepat agar tidak menimbulkan korban di kemudian hari.
Sementara itu, Plt Kepala Dinas PUPR Riau Thomas Lafro Dimiera mengatakan, pihaknya akan segara melakukan pengecekan dan perbaikan kerusakan jalan di ruas Jalan Sudirman tersebut.
Pasalnya kerusakan tersebut merupakan titik kerusakan baru. “Akan segera kami cek dan langsung diperbaiki. Pasalnya itu merupakan titik kerusakan baru, segara kami perbaiki,” sebutnya.(dof)
Editor : Arif Oktafian