PEKANBARU (RIAUPOS.CO) - Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) setiap tahun selalu memuncul dinamika. Sisi negatif selalu ada seperti sulit dihindari. Sementara pelaksanaannya semakin dekat.
Maka dari itu, anggota Komisi III DPRD Kota Pekanbaru Zakri Fajar Triyanto meminta Dinas Pendidikan (Disdik) Kota Pekanbaru segera merumuskan kebijakan yang lebih baik dan bersahabat dalam pelaksanaannya pada tahun ini.
Zakri menekankan, kelancaran akses belajar harus menjadi prioritas utama, khususnya bagi jenjang Sekolah Dasar (SD) dan Sekolah Menengah Pertama (SMP) negeri.
”Kami ingin PPDB tahun ini dilaksanakan secara lebih baik. Maka kami berharap Disdik hadir dengan aturan yang benar-benar mempermudah proses pendaftaran siswa baru, tidak terkecuali bagi anak-anak penerima manfaat dari Program Indonesia Pintar,” ujar Zakri.
Evaluasi tahun sebelumnya, politisi PDI Perjuangan ini masih mendapati sejumlah hambatan teknis yang dirasakan masyarakat di lapangan. Salah satu yang menjadi sorotan utama adalah penerapan sistem zonasi yang terkadang menyulitkan siswa karena faktor jarak antara domisili dan lokasi sekolah yang terlalu jauh.
Baca Juga: Empat Debt Collector Pengeroyok Debitur Ditangkap
Zakri turut menyoroti perlunya penambahan infrastruktur pendidikan. Ia menilai sejumlah wilayah masih mengalami kekurangan fasilitas sekolah yang memadai untuk menampung jumlah siswa yang ada.
”Pembangunan unit sekolah baru sangat mendesak, terutama di daerah yang aksesnya masih jauh. Ketersediaan sekolah yang cukup juga akan berdampak positif pada kelancaran sistem zonasi nantinya,” ujarnya.
Soal keterbatasan ruang kelas atas sistem zonasi ini menurut Zakri sudah menjadi keluhan jamak masyarakat. Bahkan saat melaksanakan reses dua pekan lalu ia juga menerima banyak aspirasi terkait kebutuhan sekolah baru ini.
”Banyak masyarakat yang mengusulkan agar dibangun sekolah baru. Ini akan kami perjuangkan dan dorong terus agar bisa segera direalisasikan demi kenyamanan bersama,” tutupnya.(end)
Editor : Arif Oktafian