PEKANBARU (RIAUPOS.CO) - Antrean panjang kendaraan di sejumlah SPBU di Pekanbaru terjadi lantaran pasokan bahan bakar minyak (BBM) jenis pertalite sempat kosong di Pekanbaru.
Pantauan Riau Pos, Jumat (1/5/2026) Jalan HR. Soebrantas, Simpang Baru, Kota Pekanbaru, antrean panjang kendaraan roda dua dan empat kembali terjadi dalam beberapa waktu terakhir.
Kondisi ini dikeluhkan masyarakat karena dinilai menghambat aktivitas sehari-hari, terutama bagi mereka yang bergantung pada kendaraan untuk bekerja.
Baca Juga: Bersama Pengadilan Tinggi, Kemenkum Riau Perkuat Layanan Konsultasi Hukum dan Pendampingan Mediasi
Lantaran antrean panjang bukan hanya terjadi di sekitar area SPBU namun sudah menular panjang hingga ke badan jalan dan tempat usah masyarakat.
Salah seorang pengendara motor, Iqbal Nusrifullah, mengaku telah mengantre lebih dari satu setengah jam untuk mendapatkan bahan bakar. Ia menyebut antrean panjang ini sudah dirasakan sejak sekitar satu bulan terakhir.
“Sudah lama antre, sekitar satu jam setengah. Ini sudah terasa dari sebulan yang lalu, sebelumnya sempat lancar,” ujarnya.
Menurut Iqbal, penyebab utama antrean diduga berasal dari distribusi BBM yang tidak merata. Selain itu, adanya pembatasan pengisian juga memperparah kondisi di lapangan.
Situasi di lokasi antrean pun tidak selalu kondusif. Iqbal menyebut sempat terjadi cekcok antar pengendara akibat panjangnya antrean, meskipun sebagian besar masih dapat dikendalikan dengan saling pengertian.
“Ada pembatasan kuota, jadi tidak bisa isi seperti biasanya. Mungkin dari pembagian stoknya juga,” tambahnya.
Baca Juga: Kasus Dugaan Pelecehan Seksual di Klinik Unri, Proses di Satgas PPKPT Masih Terus Berjalan
Salah seorang Petugas di SPBU yang enggan disebutkan namanya mengaku pasokan BBM jenis pertalite memang sempat mengalami kekosongan sejak Kamis (30/4/2026) malam. Namun untuk hari ini, Jumat (1/5/2026) pasokan SPBU jenis Pertalite sudah datang.
"Dari malam sampai pagi kami memang kehabisan pertalite makanya pasang plang kalau pertalite hanis. Tapi siang tadi sudah kembali normal. Ini yang membuat antrean juga semakin membeludak karena pengendara yang tadinya lewat pas habis, dan lewat kesini lagi ternyata ada mereka langsung ambil antrean yang sudah panjang,"tuturnya. (ayi)
Editor : M. Erizal