Riau Pekanbaru Nasional Internasional Hukum Ekonomi Olahraga Berita Hiburan Kesehatan Kriminal Pendidikan Sumatera Politik Perca Liputan Khusus Lingkungan Ladies Kebudayaan Begini Ceritanya Kick Out Hoax Interaktif Gaya Hidup Feature Buku Opini Betuah

3.484 JCH Sudah Diterbangkan ke Madinah

Tim Redaksi • Senin, 4 Mei 2026 | 10:52 WIB
Jemaah Calon Haji Rokan Hilir saat mengikuti prosesi pelepasan di Asrama Haji Batam menuju ke Bandara Hang Nadim untuk diterbangkan ke Madinah,  Arab Saudi, baru-baru ini. (Kemenhaj Rohil)
Jemaah Calon Haji Rokan Hilir saat mengikuti prosesi pelepasan di Asrama Haji Batam menuju ke Bandara Hang Nadim untuk diterbangkan ke Madinah, Arab Saudi, baru-baru ini. (Kemenhaj Rohil)

 
PEKANBARU (RIAUPOS.CO) – Hingga 3 Mei, jumlah jemaah calon haji (JCH) Provinsi Riau yang telah diberangkatkan ke Tanah Sucu mencapai 3.484 orang. Jika ditambah dengan petugas, yakni 16 PHD, 4 pembimbing KBIHU, dan 32 petugas kloter, maka total keseluruhan menjadi 3.536 orang.

Di samping itu, juga terdapat sejumlah jemaah yang mengalami penundaan atau batal berangkat. Yakni 11 orang sedang dirawat di Batam, 8 orang pendamping, 2 orang sakit di daerah asal, 1 orang hamil, serta 1 orang wafat di daerah sebelum berangkat. “Seluruh jemaah yang berangkat dalam kondisi sehat dan telah melalui tahapan pemeriksaan kesehatan serta kelengkapan administrasi sesuai ketentuan, ungkap Kepala Kantor Wilayah Kementerian Haji dan Umrah Provinsi Riau Defizon, Ahad (3/5). 

Dalam pada itu, jemaah calon haji Provinsi Riau yang tergabung dalam Kelompok Terbang (Kloter) BTH 10 resmi diberangkatkan menuju Arab Saudi melalui Embarkasi Batam, Ahad (3/5). Kloter ini terdiri dari 434 jemaah, didampingi 2 Petugas Haji Daerah (PHD), 1 pembimbing Kelompok Bimbingan Ibadah Haji dan Umrah (KBIHU), serta 4 petugas kloter.

“Total yang diberangkatkan pada Kloter BTH 10 hari ini (Ahad, red) sebanyak 441 orang. Namun, terdapat 2 jemaah asal Pekanbaru yang masih dirawat di rumah sakit di Batam, masing-masing didampingi 1 orang pendamping,” ujar Defizon di Asrama Haji Embarkasi Batam, kemarin.

Defizon juga mengimbau seluruh jemaah untuk menjaga kesehatan, memperhatikan pola makan, serta mengikuti arahan petugas selama menjalankan ibadah di Tanah Suci. “Semoga seluruh jemaah diberikan kemudahan dalam menjalankan ibadah haji dan kembali ke tanah air dengan predikat haji yang mabrur,” tutupnya.

Baca Juga: Peringatan Hari Buruh di Riau, Plt Gubri Pastikan Hak dan Perlindungan Pekerja Terpenuhi 

172 JCH Inhil Berangkat ke Batam

Suasana haru mewarnai pelepasan jemaah calon haji (JCH) Kabupaten Indragiri Hilir (Inhil) Kloter 11 di halaman Masjid Agung Al-Huda Tembilahan, Ahad (3/5). Sebanyak 172 JCH diberangkatkan menuju Tanah Suci.

Pelepasan dilakukan Wakil Bupati Inhil, Yuliantini, bersama unsur forkopimda. Ratusan keluarga turut mengantar, melepas keberangkatan dengan doa dan lambaian tangan.

Wabup Yuliantini menyampaikan rasa syukur atas kesempatan yang diperoleh para jemaah untuk menunaikan ibadah haji. Ia menegaskan, ibadah haji merupakan panggilan suci yang tidak semua orang mendapatkannya. “Luruskan niat semata-mata karena Allah SWT. Manfaatkan waktu selama di Tanah Suci untuk memperbanyak ibadah,” ujarnya.

Wabup juga mengingatkan jemaah agar menjaga kondisi kesehatan, disiplin, serta mematuhi aturan selama menjalankan rangkaian ibadah haji. Hal tersebut dinilai penting agar seluruh proses ibadah dapat berjalan lancar. Selain itu, ia berharap para jemaah dapat kembali ke daerah dalam keadaan sehat serta memperoleh predikat haji mabrur.

“Atas nama Pemkab Inhil, kami mengucapkan terima kasih kepada seluruh pihak yang telah mendukung penyelenggaraan haji tahun ini,” tambahnya.

Baca Juga: Hati-Hati, Angkutan Sampah Palsu Berkeliaran

Usai prosesi pelepasan, jemaah diberangkatkan menuju embarkasi untuk selanjutnya bertolak ke Tanah Suci. Suasana haru tampak saat keluarga yang mengantar melepas kepergian jemaah dengan doa.

Tiga JCH Rohil Tunda Berangkat

Sebanyak dua jemaah calon haji (JCH) Rokan Hilir (Rohil) yang tergabung dalam kelompok terbang (kloter) BTH 08 Batam terpaksa ditunda keberangkatannya karena alasan kesehatan. Sebelumnya, satu JCH juga tertunda berangkat. Hal itu dibenarkan Kepala Kementerian Haji dan Umrah (Kemenhaj) Rohil H M Syafri Johan, Ahad (3/5). 

“Untuk kloter BTH 08, terdiri sebanyak 62 JCH Rohil telah diberangkatkan ke tanah suci, Madinah melalui Embarkasi Batam,” kata Syafri Johan. 

Ia menerangkan proses pemberangkatan itu ditandai dengan pelepasan dari asrama haji Batam menuju ke Bandara Hang Nadim yang dihadiri Kepala Kanwil Kementerian Haji dan Umrah Provinsi Riau,  Kepala Kanwil Kementerian Haji dan Umrah Provinsi Kepri, Bupati Kuansing, Bupati Rohul dan Kabag Kesra Rohil.  

“Dari 62 JCH Rohil di BTH 08  tersebut, ada dua orang yang belum bisa  berangkat alasan kesehatan. Mereka adalah Bapak Sukemi Mursadi dan Ibu Pariani Muhamad Yasin (pendamping/Istri) yang saat ini sedang dalam perawatan dokter,” kata Syafri Johan.

Dengan tertundanya dua JCH dari kloter 08  itu terang Syafri Johan, ditambah satu dari kloter 06 sebelumnya, maka sampai saat ini terdapat tiga orang JCH Rohil yang masih dalam penundaan keberangkatan karena alasan kesehatan. 

Baca Juga: 4 Pelaku Pembunuhan Terancam Hukuman Mati

Sebelumnya pada kloter 06 BTH Batam terdapat tiga orang yang tunda berangkat karena faktor kesehatan mereka adalah Ruspidawati, Mislan dan Aisyah Dopal. Belakangan kondisi kesehatan JCH Ruspidawati dan Mislan pulih serta diperbolehkan oleh tim medis untuk berangkat ke tanah suci. 

Sementara itu, satu jemaah lainnya, Aisyah Dopal, masih dalam tahap pemulihan dan belum diizinkan berangkat oleh tim medis.

Dengan kondisi terkini maka jumlah JCH Rohil yang mengalami  penundaan keberangkatan keseluruhannya sebanyak tiga orang yakni atas nama Sukemi Mursadi, Pariani M Yasin serta Aisyah Dopal. 

Pihak Kemenhaj Rohil juga tambahnya terus memantau kondisi jemaah yang masih dirawat, sekaligus memastikan seluruh proses berjalan sesuai dengan standar kesehatan yang ditetapkan. Tak lupa dirinya mengharapkan keluarga, masyarakat mendoakan agar kondisi kesehatan JCH yang  masih mengalami penundaan bisa segera pulih dan dinyatakan sehat sehingga bisa menyusul dalam kloter berikutnya. 

JCH Kuansing City Tour ke Tempat Bersejarah

Jemaah calon haji (JCH) Kabupaten Kuansing, Ahad (3/5) masih berada di tanah suci Madinah. Selain melakukan ibadah Arbain, pengajian manasik haji, JCH Kuansing juga melakukan city tour ke beberapa tempat bersejarah di Kota Madinah. Misalnya saja, Bukit Uhud, Masjid Qubah, kebun kurma, Masjid Qiblatain dan Khandaq. 

Para jemaah menggunakan pakaian batik haji Indonesia, warna biru. Berangkat usai Salat Subuh pukul 06.00 WAS sampai selesai. 

“Selain melaksanakan ibadah Arbain, pengajian tentang manasik haji, jemaah juga memanfaatkan melakukan city tour ke tempat-tempat bersejarah di Madinah,” sebut Kakan Kemenhaj Kuansing H Armadis SAg MPd. 

Biasanya, bagi jemaah yang akan ikut city tour sudah disiapkan bus pukul 05.00 WAS di depan hotel. Jemaah yang ingin berangkat siap Salat Subuh tidak lagi kembali ke kamar guna menghindari kepadatan lift. Sarapan diambil oleh masing-masing ketua rombongan dan dibagikan di dalam bus. City tour gratis bagi jemaah haji Indonesia. Jika ada syarikah/muassasah menghubungi ketua kloter terkait city tour di luar jadwal ditentukan segera hubungi bimbad sektor 1.(ilo/*2/fad/dac)

Editor : Arif Oktafian
#JCH 2026 #keberangkatan #haji dan umrah #Kemenhaj