PEKANBARU (RIAUPOS.CO) - Ikon kota berbentuk tulisan (lettering/signage) ”PEKANBARU KOTA BERTUAH” yang berada di kawasan Simpang Tiga, Jalan Jenderal Sudirman, Kecamatan Bukitraya roboh setelah diterpa hujan deras disertai angin kencang pada Senin (4/5) sore. Dua huruf yaitu P dan E jatuh ke arah drainase yang ada di belakang ikon tersebut dipasang.
Pantauan Riau Pos, Selasa (5/5), sejak pagi puluhan pasukan kuning dari Dinas PUPR Kota Pekanbaru turun ke bawah parit yang ada di Jalan Jenderal Sudirman tepatnya di samping pos polisi di kawasan Bandara Sultan Syarif Kasim (SSK) II Pekanbaru. Dengan membawa satu unit mobil pengangkut, puluhan petugas pasukan kuning bahu-membahu menaikkan robohan huruf P dan E dari dalam parit besar tersebut.
Sebagian petugas lainnya membersihkan sisa material lumpur dan tanah dari taman yang sebelumnya ada di atas ikon dari bibir parit yang masih terus digerus arus air.
Baca Juga: Gerebek Kampung Dalam, Satresnarkoba Polresta Pekanbaru Sita Ratusan Butir Ekstasi
Romo Saputra, mandor PUPR menjelaskan puluhan petugas pasukan kuning diturunkan untuk membantu proses pembersihan material longsoran dan juga mengambil besi dari bangunan ikon tulisan ”PEKANBARU KOTA BERTUAH”.
Selain melakukan pembersihan, pihaknya juga membersihkan saluran parit besar dari tumpukan sampah yang terbawa arus banjir beberapa saat yang lalu, serta membuat tanggul penahan agar tanah di atas taman Ikon tulisan ”PEKANBARU KOTA BERTUAH” yang masih berdiri tetap dalam kondisi aman.
”Kita melakukan pembersihan dan mengangkut material bangunan ikon Pekanbaru Bertuah. Tadi juga banyak sampah yang terbawa arus jadi untuk sementara kami lakukan pembersihan sebelum tim lainnya melakukan perbaikan secara menyeluruh,” katanya.
Baca Juga: Wako Agung Perkuat Sinergi Pusat-Daerah dan Dorong WTE
Kepala Dinas Lingkungan Hidup dan Kebersihan (DLHK) Kota Pekanbaru Reza Aulia Putra menyampaikan pihaknya telah menerima laporan terkait kejadian tersebut dan langsung mengambil langkah penanganan. ”Kami segera perbaiki tulisan itu. Ada beberapa bagian huruf yang roboh dan sudah diinstruksikan Bapak Wali Kota harus dilakukan perbaikan,” kata Reza Aulia Putra, Selasa (5/5).
Derasnya hujan menyebabkan tanah di sisi parit jalan mengalami pengikisan hingga amblas. Akibatnya, beberapa bagian huruf pada tulisan tersebut, khususnya huruf P dan E, tidak lagi kokoh dan akhirnya jatuh ke dalam parit.
Selain itu, turap penahan bibir parit yang sebelumnya menopang tanah di sekitar lokasi ikut terkikis arus air yang deras. Kerusakan pada turap ini memperparah kondisi tanah, sehingga tidak mampu lagi menopang struktur huruf-huruf yang ditanam di atasnya.
Baca Juga: Pemotor Tewas Usai Tabrakan dengan Truk di Jalan Soekarno Hatta
Ia menjelaskan, kerusakan terjadi karena turap parit terkikis arus air, yang kemudian memicu longsornya tanah di jalur hijau tempat huruf-huruf tersebut berdiri. ”Tim sedang melakukan perbaikan. Intinya kita akan segera melakukan perbaikan. Karena ini kan bencana alam,” jelasnya.
Saat ini, huruf yang roboh telah diamankan, sementara perbaikan difokuskan pada pembenahan turap dan pembuatan tapak baru agar struktur tulisan dapat kembali berdiri dengan kokoh.(ilo/ayi/yls)
Laporan TIM RIAU POS, Pekanbaru
Editor : Arif Oktafian