Riau Pekanbaru Nasional Internasional Hukum Ekonomi Olahraga Berita Hiburan Kesehatan Kriminal Pendidikan Sumatera Politik Perca Liputan Khusus Lingkungan Ladies Kebudayaan Begini Ceritanya Kick Out Hoax Interaktif Gaya Hidup Feature Buku Opini Betuah

SMPN 29 Jalankan Program Lingkungan Sekolah Bersih Menuju Pekanbaru Green  City

M Ali Nurman • Rabu, 6 Mei 2026 | 12:46 WIB
Kepala SMP Negeri 29 Pekanbaru Erlinawati MPd (berdiri sebelas kanan), Wakasis Emilidar Zulkarnaini SPd (sepuluh kanan), dan Wakakur Dewi Susanti ST (delapan kiri) foto bersama majelis guru saat sosialisasi penggunaan tempat minum (tumbler) mengurangi sampah plastik dari air mineral bagi seluruh warga, beberapa waktu lalu. (SMP Negeri 29 Pekanbaru)
Kepala SMP Negeri 29 Pekanbaru Erlinawati MPd (berdiri sebelas kanan), Wakasis Emilidar Zulkarnaini SPd (sepuluh kanan), dan Wakakur Dewi Susanti ST (delapan kiri) foto bersama majelis guru saat sosialisasi penggunaan tempat minum (tumbler) mengurangi sampah plastik dari air mineral bagi seluruh warga, beberapa waktu lalu. (SMP Negeri 29 Pekanbaru)

 

PEKANBARU (RIAUPOS.CO) - SMPN 29 Pekanbaru melaksanakan berbagai program lingkungan. Ini sebagai bentuk komitmen dalam menciptakan sekolah yang bersih, sehat, dan berkelanjutan. Program ini melibatkan seluruh warga sekolah dan warga sekitar lingkungan sekolah secara aktif dan berkesinambungan. Dalam rangka ikut mendukung program sekolah Adiwiyata menuju Pekanbaru Green  City.

Kepala SMPN 29 Pekan­baru Erlinawati MPd menyebutkan,  dalam mendukung program Sekolah Peduli Berbudaya Lingkungan (SPBL) ada enam kegiatan yang dilakukan. Pertama, Program Pengolahan Sampah Menjadi Kompos.  ”Sampah organik yang dihasilkan setiap hari di lingkungan sekolah berpotensi mencemari lingkungan jika tidak dikelola dengan baik. Oleh karena itu, diperlukan upaya pengolahan menjadi kompos yang bermanfaat,” ujar Erlinawati.

Kedua, program Keanekaragaman Hayati. Latar belakang lingkungan sekolah perlu ditata agar memiliki keanekaragaman hayati sebagai sarana edukasi dan penghijauan. Ketiga, program konservasi hemat energi. ”Penggunaan listrik yang berlebihan dapat me­ningkatkan biaya dan meru­sak lingkungan,” katanya. 

Baca Juga: UIN Suska Riau Mewisuda 1.200 Lulusan selama Dua Hari 

Keempat , program peri­laku hidup hemat air dan listrik. Latar belakang program ini adalah penggunaan air dan listrik yang tidak bijak dapat menyebabkan pemborosan sumber daya. Kelima, program pemilahan sampah. Latar belakang, sampah yang tidak dipilah menyulitkan proses pengolahan dan daur ulang.

Keenam, program karya daur ulang. ”Banyak sampah yang masih dapat dimanfaatkan menjadi barang bernilai guna,” ulasnya. 

Program-program tersebut dilaksanakan secara terintegrasi dan berkelanjutan dengan melibatkan seluruh warga sekolah serta kemitraan yang ada dengan mela­kukan kerja sama dengan berbagai pihak luar. Melalui kegiatan ini, SMPN 29 Pekanbaru diharapkan mampu menjadi sekolah yang peduli dan berbudaya lingkungan serta menjadi contoh bagi sekolah lainnya.(ali/c)

 

Editor : Arif Oktafian
#program lingkungan #sekolah adiwiyata #pengolahan sampah