PEKANBARU (RIAUPOS.CO) - Wakil Rektor Bidang Akademik Dr Mexsasai Indra SH MH resmi mendaftarkan diri sebagai bakal calon Rektor Universitas Riau (Unri) periode 2026-2030, pada Jumat (8/5) siang. Dia menegaskan siap membawa dan mewujudkan Unri sebagai kampus yang berdaya saing internasional.
Saat mendaftar Jumat siang, kedatangan Mexsasai Indra ke Sekretariat Panitia Pemilihan Rektor Unri diterima langsung Ketua Panitia Pemilihan Rektor Dr HM Rasuli SE MSi Ak Ca ACPA, didampingi anggota Prof Dr Nazaruddin ST MT, Dr Imran M MSc, Dr dan Dodi Haryono SHI SH MH.
Sementara dari pihak Mexsasai Indra terlihat didampingi Wakil Rektor Bidang Umum dan Keuangan Yuana Nurulita SSi MSi PhD, Wakil Rektor Bidang Kemahasiswaan dan Alumni Prof Dr Hermandra MA dan sejumlah dosen dari berbagai fakultas di lingkungan Unri.
Baca Juga: Ruko Tiga Lantai di Jalan Riau Pekanbaru Terbakar
Mexsasai Indra usai mendaftar kepada Riau Pos menyampaikan harapannya agar seluruh rangkaian pemilihan rektor dapat berlangsung lancar, damai, dan adil.
Ia mengaku optimistis maju dalam kontestasi pemilihan rektor karena merasa memiliki pengalaman dan pemahaman yang cukup terhadap kondisi internal kampus, khususnya di bidang akademik.
‘’Saya pernah menjadi sekretaris program magister, kemudian kurator program studi, Wakil Dekan bidang akademik, Dekan Fakultas Hukum selama satu setengah tahun, dan sekarang Wakil Rektor Bidang Akademik. Dari pengalaman itu, kami memiliki keyakinan dan pemahaman yang cukup terhadap persoalan di Universitas Riau untuk memajukannya sebagai jantung hati masyarakat Riau,’’ katanya.
Baca Juga: Mobil SUV Diduga Alami Kecelakaan Tunggal di Jalan Parit Indah Pekanbaru
Pria kelahiran Air Molek, 13 Maret 1981 itu menambahkan, arah kebijakan Unri ke depan harus sejalan dengan kebijakan Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi, yakni mewujudkan perguruan tinggi yang benar-benar memberikan dampak nyata bagi masyarakat.
‘’Arah pengembangan Universitas Riau ke depan harus mampu menjawab tuntutan global dan tidak lagi hanya berorientasi pada skala lokal,’’ tegasnya.
Menurutnya, semangat yang digaungkan pemerintah perlu dimaknai lebih luas hingga mencakup kontribusi pada tingkat nasional, regional, dan internasional dalam seluruh aspek tridharma perguruan tinggi.
‘’Kalau kita terjemahkan dalam makna yang lebih luas, tagline dan dorongan yang disampaikan kementerian ini tidak hanya dalam skala lokal, tetapi juga nasional, regional bahkan internasional, dalam seluruh aspek tridharma perguruan tinggi,’’ ujarnya.
Ia menjelaskan, kontribusi tersebut mencakup bidang pendidikan, penelitian, maupun pengabdian kepada masyarakat, termasuk mendorong dosen dan mahasiswa aktif dalam berbagai kegiatan akademik dan kompetisi di tingkat nasional hingga internasional.
Menurutnya, pengelolaan perguruan tinggi saat ini tidak lagi dapat dilakukan hanya dengan perspektif lokal, melainkan harus mampu beradaptasi dengan perkembangan dunia global.
Karena itu, aspek internasionalisasi menjadi salah satu fokus utama yang akan dituangkan dalam visi dan misinya pada pemilihan Rektor Unri periode 2026-2030.
Sebagai perguruan tinggi terbesar di Riau, lanjut Mexsasai, Unri memiliki potensi besar untuk memperkuat kontribusi dan daya saing di bidang pendidikan, penelitian, dan pengabdian kepada masyarakat. ‘’Baik di tingkat nasional maupun internasional,’’ imbuhnya.
Ketua Panitia Pemilihan Rektor HM Rasuli mengatakan, Dr Mexsasai merupakan bakal calon kedua yang mendaftarkan diri dan menyerahkan dokumen persyaratan kepada panitia. ‘’Minimal bakal calon yang mendaftar harus empat orang,’’ ujar Rasuli.
Rasuli menjelaskan, setelah tahapan pendaftaran selesai, panitia akan melanjutkan proses verifikasi dokumen pada 13 Mei 2026. ‘’Selanjutnya, rapat senat dijadwalkan berlangsung pada 17 Juni 2026 dengan agenda persetujuan calon rektor,’’ singkatnya.(ali/c)
Editor : Arif Oktafian