PEKANBARU (RIAUPOS.CO) - Pelaksanaan Musabaqah Tilawatil Qur’an (MTQ) Provinsi Riau XLIV tahun ini digelar di Kabupaten Kuantan Singingi (Kuansing) dengan menghadirkan konsep berbeda dibandingkan tahun-tahun sebelumnya. Selain menonjolkan nuansa religi, pelaksanaan MTQ juga akan dipadukan dengan kekayaan adat dan budaya khas Kota Jalur.
Sekretaris Daerah Provinsi (Sekdaprov) Riau Syahrial Abdi mengatakan, Pemerintah Kabupaten Kuansing bersama panitia telah menyiapkan berbagai pertunjukan meriah yang melibatkan seluruh elemen masyarakat. Konsep tersebut diharapkan mampu memberikan pengalaman berbeda bagi para kafilah maupun tamu yang datang dari seluruh kabupaten/kota di Riau.
Terlebih, perpaduan antara kegiatan keagamaan dan budaya lokal itu dinilai menjadi daya tarik tersendiri dalam pelaksanaan MTQ tahun ini. Bahkan, sejumlah tradisi khas Kuansing juga akan ditampilkan sebagai bagian dari penyambutan tamu dan promosi budaya daerah.
Baca Juga: Pemko Sosialisasikan Perwako 9 Tahun 2026 Penggunaan Air Tanah Berlebihan Bahayakan Lingkungan
“Perlombaan MTQ provinsi tahun ini di Kuansing akan ada sesuatu keunikan. Pak Bupati dan panitia telah menyiapkan penampilan yang meriah serta melibatkan seluruh komponen masyarakat,” kata Sekdaprov Syahrial Abdi, Selasa (12/5).
Dijelaskannya, konsep pelaksanaan MTQ XLIV akan menampilkan identitas budaya masyarakat Kuantan Singingi yang selama ini dikenal kuat memegang adat dan tradisi. Ia menambahkan, filosofi tiga tungku sejarangan menjadi simbol sinergi antara unsur adat, pemerintah, dan ulama.
“Pak Bupati sudah menyampaikan kepada saya hal ini tergambar dari tiga tungku sejarangan. Yang mana ini akan menonjolkan tradisi adat, umara dan ulamanya,” jelasnya.
Baca Juga: 336 Liter Eco Enzyme Dituang ke Anak Sungai Siak
Diterangkannya, nilai-nilai tersebut nantinya akan diangkat dalam rangkaian kegiatan MTQ tingkat provinsi. Menurutnya, kolaborasi antara nilai keagamaan dan budaya lokal menjadi langkah positif dalam memperkenalkan identitas daerah kepada publik.
“Jadi nanti akan meskipun eventnya keagamaan, Kuansing berusaha memadukan adat budaya dalam perhelatan ini. Salah satu yang sudah menjadi masyarakat Kuantan Singingi yaitu pacu jalur,” terangnya.
Tradisi pacu jalur disebut akan menjadi salah satu ikon budaya yang ditontonkan kepada para tamu dan peserta MTQ. Event budaya tersebut selama ini dikenal sebagai warisan masyarakat Kuansing yang memiliki daya tarik wisata cukup besar.
Baca Juga: Bapanas Pertanyakan Distribusi Minyakita
Pemerintah Provinsi (Pemprov) Riau menilai langkah Pemkab Kuansing memasukkan unsur budaya ke dalam pelaksanaan MTQ merupakan inovasi yang dapat memperkuat sektor pariwisata dan berpotensi mendorong ekonomi warga sekitar.
“Pak Bupati siap memperlihatkan kapada para kafilah dan tamu-tamu yang hadir terkait kekayaan budaya Kuansing. Semoga perlombaan MTQ Provinsi Riau tahun ini dapat menjadi kenangan tersendiri baik bagi peserta maupun wisatawan,” ujarnya.
Sementara itu, Bupati Kuansing Suhardiman Amby mengatakan, saat ini berbagai persiapan baik teknis maupun fisik terus dimatangkan agar pelaksanaan MTQ berjalan lancar. Pihaknya juga membangun koordinasi dengan Pemprov Riau untuk memastikan seluruh kebutuhan penunjang kegiatan dapat terpenuhi sebelum pelaksanaan acara.
Baca Juga: Wako Sebut Penyaluran Beasiswa Segera Dilakukan
Selain kesiapan arena dan fasilitas utama, perhatian juga difokuskan terhadap kondisi infrastruktur jalan menuju Kuantan Singingi. Hal itu dinilai penting mengingat nantinya akan ada ribuan peserta, ofisial, dan tamu dari 12 kabupaten/kota se-Riau yang datang menghadiri MTQ XLIV.
“Kehadiran kami bertemu Pak Sekda untuk melaporkan progres persiapan MTQ Provinsi Riau di Kabupaten Kuantan Singingi. Alhamdulillah, Telukkuantan ditunjuk menjadi tuan rumah,” ujarnya.
Ia menjelaskan, Pemkab Kuansing ingin memastikan seluruh persiapan dilakukan secara terintegrasi bersama Pemprov Riau. Dengan demikian, berbagai kebutuhan penunjang pelaksanaan MTQ dapat dipersiapkan secara maksimal sejak jauh hari.
Baca Juga: Pemko Pekanbaru Daftarkan HAKI Baju Singkap, Perkuat Identitas Budaya Melayu
“Oleh karena itu, persiapan teknis dan fisiknya kami sampaikan kepada Pak Sekda untuk sinergi bersama Pemprov Riau. Termasuk, infrastruktur jalan yang menuju ke Kuansing,” jelasnya.
Diungkapkannya, akses jalan menjadi salah satu perhatian utama karena akan memengaruhi kenyamanan serta kelancaran mobilitas peserta dan tamu selama pelaksanaan MTQ berlangsung. Pemerintah daerah pun berharap dukungan penuh dari pemerintah provinsi maupun pemerintah pusat.
“Terlebih ada utusan dari 12 kabupaten/kota yang akan datang ke Kuansing, itu harus kita perhitungkan semuanya termasuk arus lalu lintas. Jadi jalan kewenangan provinsi itu diurus Pemprov Riau, yang bagian nasional kita akan komunikasikan ke balai jalan,” ungkapnya.
Selain infrastruktur jalan, Pemkab Kuansing juga mulai memetakan kebutuhan pendukung lainnya, termasuk akomodasi bagi para kafilah. Dirinya ingin memastikan seluruh peserta mendapatkan pelayanan yang layak selama berada di Kuantan Singingi.
Bupati Suhardiman menyebutkan, kesiapan penginapan menjadi bagian penting dalam mendukung suksesnya pelaksanaan MTQ tingkat Provinsi Riau. Untuk itu, berbagai fasilitas penunjang terus dibenahi sesuai standar yang telah ditetapkan.
“Kemudian, kami juga menyiapkan persiapan untuk kebutuhan para kafilah seperti tempat penginapan dan lainnya. Jadi kita siapkan sesuai standar, untuk saat ini prosesnya sudah 80 persen,” ujarnya.(adv/sol)
Editor : Arif Oktafian