Riau Pekanbaru Nasional Internasional Hukum Ekonomi Olahraga Berita Hiburan Kesehatan Kriminal Pendidikan Sumatera Politik Perca Liputan Khusus Lingkungan Ladies Kebudayaan Begini Ceritanya Kick Out Hoax Interaktif Gaya Hidup Feature Buku Opini Betuah

JCH Lansia dan Disabilitas Jadi Prioritas

Joko Susilo • Rabu, 13 Mei 2026 | 11:31 WIB
Jemaah calon haji Riau yang lanjut usia dan berisiko tinggi menggunakan bantuan kursi roda di Makkah, Selasa (12/5/2026). (KEMENGAJ RIAU)
Jemaah calon haji Riau yang lanjut usia dan berisiko tinggi menggunakan bantuan kursi roda di Makkah, Selasa (12/5/2026). (KEMENGAJ RIAU)

 

PEKANBARU (RIAUPOS.CO) - Suasana haru, syukur, dan penuh kebahagiaan menyelimuti kedata­ngan jemaah calon haji (JCH) Riau Kelompok Terbang (Kloter) BTH 9 asal Kabupaten Bengkalis dan Pekanbaru di Makkah. Kedatangan jemaah disambut penuh rasa syukur karena seluruh proses perjalanan berlangsung lancar.

Berdasarkan laporan Ketua Kloter BTH 9 Agus Saputera, jemaah bertolak dari Madinah Sabtu (9/5) pukul 17.00 WAS dan tiba di Makkah keesokan harinya dengan kondisi jemaah secara umum dalam keadaan baik. Petugas kloter langsung mengarahkan jemaah menuju hotel masing-masing agar dapat beristirahat sebelum melaksanakan umrah wajib.

“Alhamdulillah seluruh proses perjalanan berjalan lancar. Jemaah tiba dengan selamat dan langsung menempati hotel yang telah disiapkan. Saat ini jemaah mulai mempersiapkan diri untuk melaksanakan umrah wajib,” ujarnya, Selasa (12/5).

Baca Juga: Kepala Daerah Dilarang Beri Dana Hibah ke Instansi Vertikal 

Jemaah Kloter BTH 9 menempati dua hotel di wilayah Syisyah, yakni Hotel Talal Al Ghadir (201) dan Hotel Safa Al Murjan (202). Sebanyak 441 jemaah telah berada di Makkah dan secara bertahap menuntaskan pelaksanaan umrah wajib di Masjidilharam.

Hingga menjelang Zuhur, sebanyak 412 jemaah berhasil menyelesaikan rangkaian umrah wajib dengan lancar. Dalam pelaksanaannya, petugas memberikan perhatian khusus kepada jemaah lanjut usia, risiko tinggi (risti), dan disabilitas agar tetap dapat menjalankan ibadah dengan nyaman dan aman.

Sebanyak 24 jemaah melaksanakan umrah menggunakan fasilitas kereta golf di area tawaf dan sa’i. Pendampingan ibadah dipandu langsung oleh pembimbing ibadah kloter Suryandi guna memastikan seluruh rukun dan wajib umrah terlaksana sesuai syariat meskipun dalam keterbatasan fisik.

Baca Juga: Kajati Riau Lantik Kajari Rohul

Selain itu, melalui Layanan Khusus Disabilitas PPIH Arab Saudi Sektor 2 Syisyah, sebanyak 32 jemaah lansia dan risiko tinggi diberangkatkan pada pukul 22.00 WAS untuk melaksanakan umrah menggunakan bantuan kursi roda. Seluruh proses pendorongan kursi roda dilakukan oleh tenaga resmi yang tersertifikasi oleh otoritas Arab Saudi demi menjamin keamanan dan kenyamanan jemaah.

Agus Saputera menyampaikan bahwa pelayanan kepada jemaah lansia dan disabilitas menjadi prioritas petugas kloter sebagai bentuk komitmen menghadirkan layanan haji yang inklusif dan ramah jemaah.

“Alhamdulillah, seluruh jemaah lansia yang menggunakan kursi roda telah berhasil melaksanakan umrah wajib dengan selamat. Ini adalah komitmen kami untuk memastikan jemaah disabilitas mendapatkan hak ibadah yang sama dengan pelayanan terbaik,” ungkapnya.

Baca Juga: MTQ XLIV Riau Usung Konsep Religi dan Budaya

Sementara itu, dua orang jemaah dilaporkan masih menjalani perawatan di German Hospital Madinah sehingga belum dapat bergabung bersama rombongan di Makkah. Petugas terus melakukan koordinasi dan pendampingan terhadap jemaah yang sakit.

Kepala Kantor Wilayah (Kakanwil) Kementerian Haji dan Umrah (Kemenhaj) Riau Defizon mengimbau seluruh jemaah untuk tetap menjaga kesehatan. Mengingat kondisi cuaca di Arab Saudi cukup ekstrem dengan suhu mencapai 40 hingga 47 derajat Celsius. 

Jemaah diminta rutin mengonsumsi air putih, menggunakan alat pelindung diri seperti payung dan masker. ‘’Batasi aktivitas di luar hotel apabila tidak ada kepentingan ibadah,” ungkapnya.

Baca Juga: Pemko Sosialisasikan Perwako 9 Tahun 2026 Penggunaan Air Tanah Berlebihan Bahayakan Lingkungan 

Sementara itu, JCH Kuansing  yang berjumlah 186 orang juga tuntas melaksanakan umrah wajib. “Alhamdulillah semua jemaah calon haji kita dalam keadaan sehat walafiat dan sudah melaksanakan umrah wajib,” ungkap salah seorang JCH Kuansing Jafrinaldi AP MIP, Selasa (12/5).

Jafrinaldi menambahkan, saat ini seluruh jemaah sedang melakasanakan ibadah mandiri menjelang pelaksanaan ibadah di Armuzna (Arafah, Muzdalifah dan Mina). Ia bersama ketua rombongan beserta ketua regu, Senin (11/5) lalu sudah melaksanakan survei ke lokasi Armuzna untuk memberikan gambaran secara umum kepada jemaah asal Kuansing. 

Informasi awal, ibadah di Armuzna dilaksanakan sekitar tanggal 26 Mei 2026. Namun waktu kepastiannya masih menunggu informasi pasti. “Dan kami bermohon kepada seluruh masyarakat Kuansing untuk dapat mendoakan seluruh JCH Kuansing agar dapat melaksanakan ibadah haji ini dengan baik, tertib aman dan lancar serta kembali ke Tanah Air dengan selamat,” ujarnya.(ilo/dac) 

 

Editor : Arif Oktafian
#prioritas #lansia #jch #disabilitas #kloter