Riau Pekanbaru Nasional Internasional Hukum Ekonomi Olahraga Berita Hiburan Kesehatan Kriminal Pendidikan Sumatera Politik Perca Liputan Khusus Lingkungan Ladies Kebudayaan Begini Ceritanya Kick Out Hoax Interaktif Gaya Hidup Feature Buku Opini Betuah

Perbaikan Drainase Antisipasi Banjir Pekanbaru Dinilai Belum Signifikan, Kecamatan Ditarget Bersihkan Parit 200 Meter Per Hari

Hendrawan Kariman • Kamis, 21 Mei 2026 | 10:32 WIB
Kondisi galian drainase di atas tanah milik Pemko  Pekanbaru, Jalan Sudirman  ujung, Kecamatan Rumbai, Rabu (20/5/2026). (EVAN GUNANZAR/RIAU POS)
Kondisi galian drainase di atas tanah milik Pemko Pekanbaru, Jalan Sudirman ujung, Kecamatan Rumbai, Rabu (20/5/2026). (EVAN GUNANZAR/RIAU POS)

 
PEKANBARU (RIAUPOS.CO) - Pengerjaan pembangunan maupun perbaikan saluran drainase di sejumlah wilayah Kota Pekanbaru dinilai belum terlihat signifikan. Penilaian ini disampaikan Wakil Ketua DPRD Kota Pekanbaru Andry Saputra hingga pertengahan Mei ini. 

”Kalau progres yang kita lihat sampai hari ini memang belum nampak signifikan terkait pembangunan drainase. Mungkin pemerintah kota masih fokus pada pembangunan jalan atau perbaikan jalan berlubang,” kata Andry.

Andry khawatir, kondisi ini tentu meningkatkan risiko banjir yang selama ini masih menjadi keluhan utama masyarakat saat hujan turun. Maka ia mengingatkan Pemerintah Kota (Pemko) Pekanbaru agar pembangunan jalan dan drainase dilakukan sejalan untuk mengatasi persoalan ini.

Baca Juga: Lapangan Belimbing Akan Dijadikan Sport Center

Menurut Ketua DPC Partai Gerindra Pekanbaru ini DPRD akan terus mengingatkan agar pembangunan infrastruktur dilakukan secara seimbang. Sehingga hasil pembangunan bisa bertahan lebih lama.

”Kita akan terus mengingatkan pemerintah kota agar pembangunan jalan dan drainase berjalan seiring. Karena kalau jalan dibangun tanpa drainase yang baik, jalan itu tidak akan bertahan lama dan akhirnya rusak lagi,” imbuhnya.

Andry menyebut, persoalan banjir masih menjadi keluhan masyarakat di hampir seluruh wilayah Kota Pekanbaru. Terutama, saat hujan deras turun meski hanya dalam waktu singkat. Menurutnya, hampir merata wakil rakyat menerima keluhan tersebut saat reses tahun ini.

Baca Juga: Festival Kue Talam Durian Satu Kilometer Meriahkan HUT Ke-242 Pekanbaru

Maka Andry mendorong Pemko Pekanbaru untuk terus melakukan normalisasi drainase sebagai langkah meminimalisir banjir saat musim hujan. Apalagi sebentar lagi musim kemarau tiba, hungga ideal untuk pelaksanaan pekerjaan fisik.

”Selain itu kita turut minta agar dinas teknis terkait, rutin membersihkan drainase untuk meminimalisir banjir,” harap Andry.

Kecamatan Ditarget Bersihkan Drainase 200 Meter per Hari

Terpisah, untuk mengatasi banjir, Wali Kota (Wako) Pekanbaru Agung Nugroho menargetkan setiap kecamatan membersihkan saluran pembuangan air atau drainase sepanjang 200 meter per hari. Langkah ini dilakukan untuk mempercepat penanganan banjir usai hujan dengan intensitas tinggi mengguyur Kota Pekanbaru. 

Untuk mendukung target tersebut, Pemerintah Kota (Pemko) Pekanbaru mulai menempatkan 10 orang petugas Operasi dan Pemeliharaan (OP) atau pasukan kuning di masing-masing kecamatan.

Baca Juga: Kejari Limpahkan Tiga Berkas Perkara Korupsi Penyelewengan Dana KUR Bank BUMN di Pekanbaru

”Satu harinya, satu orang pasukan kuning wajib membersihkan dengan capaian 20 meter. Satu hari kalau dikali 10 orang, maka kecamatan harus membersihkan 200 meter drainase,” kata Wako, Selasa (19/5). 

Ia menjelaskan, pembersihan drainase harus dilakukan secara masif agar aliran air tetap lancar dan genangan dapat diminimalisir, terutama di wilayah rawan banjir.

Khusus kecamatan yang kerap terdampak banjir, Pemko Pekanbaru juga menyiapkan dukungan alat berat untuk membantu normalisasi drainase.(end/ilo)

 

Editor : Arif Oktafian
#penyebab banjir pekanbaru #pembersihan parit kecamatan #perbaikan drainase #banjir pekanbaru #Normalisasi Parit